Logo Arema FC (istimewa)
Logo Arema FC (istimewa)

MALANGTIMES - Arema FC mengapresiasi langkah Asprov PSSI Jawa Timur (Jatim) karena telah kembali menyelenggarakan Piala Gubernur Jatim tahun ini. Bahkan, tim berjuluk Singo Edan itu tidak terlalu mempermasalahkan hadiah yang disiapkan pada event turnamen pramusim tersebut.

Bagi Arema, turnamen pramusim sangat dinantikan. Termasuk oleh klub-klub di Liga 1 lainnya. Pasalnya, turnamen pramusim bisa jadi sarana menjajal kemampuan tim sebelum turun di kompetisi resmi.

Arema sendiri dalam beberapa tahun terakhir sering menjadi yang terbaik di ajang turnamen pramusim. Dan tahun ini, di bawah kepemimpinan pelatih kepala Mario Gomez, Singo Edan akan menjajal kemampuan tim yang saat ini diisi banyak pemain baru.

Media Officer Arema FC Sudarmaji menyampaikan terima kasih kepada Asprov PSSI Jatim atas inisiatif menggelar Piala Gubernur Jatim. Dia tidak berpikir  berapa hadiah di turnamen ini.

"Namun yang utama, Piala Gubernur sebagai turnamen pre-session sangat penting untuk persiapan tim menghadapi kompetisi resmi. Yang penting, di Piala Gubernur ini, kami mendapat lawan-lawan berkualitas untuk uji coba karena akhir Februari kami sudah berkompetisi. Dan saya pikir tim-tim lain juga sama dengan Arema. Terima kasih kepada gubernur, kapolda, dan pangdam atas dukungan pada turnamen ini," papar Sudarmaji.

Piala Gubernur Jatim 2020 ini, tim-tim peserta akan memperebutkan total hadiah Rp 500 juta. Hadiah itu lebih kecil dibandingkan turnamen-turnamen pramusim yang pernah ada.

Sekretaris Asprov PSSI Jatim Amir Burhannudin memgatakan, inilah bedanya pagelaran Piala Gubernur Jatim dengan turnamen lainnya. Sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala Gubernur Jatim yang sudah berlangsung sejak 2002, turnamen ini memang tidak pernah menyediakan hadiah yang mewah, tapi selalu diikuti tim besar.

Turnamen ini digelar sejak 2002. Sempat tidak digelar pada 2011 karena saat itu ada dualisme PSSI. Kemudian terhenti pada 2015 karena adanya Piala Presiden. Jadi, sudah lebih dari 15 tahun turnamen ini digelar. 

"Kami tidak pernah menyediakan hadiah besar. Kemudian tim elit di Indonesia dan luar negeri kami undang. Mereka bersedia ikut. Ini menandakan bahwa turnamen Piala Gubernur Jatim ini bagi mereka sangat penting sebagai ajang pramusim. Mereka tidak melihat nilai hadiah. Lha inilah bedanya turnamen Piala Gubernur Jatim dengan piala gubernur-gubernur lainnya yang pernah ada di Indonesia," ungkap Amir.  

 "Ini menandakan gengsi turnamen ini bukan dari hadiahnya, tapi tim-tim yang berpartisipasi inilah yang menjadikan turnamen ini sangat bermanfaat," tambah Amir.

Di sisi lain, Amir berharap turnamen Piala Gubernur Jatim 2020 ini menjadi hiburan bagi masyarakat yang rindu dengan digelarnya turnamen Piala Gubernur Jatim. "Semoga Piala Gubernur Jatim 2020 ini menjadi hiburan yang berkualitas bagi seluruh stakeholder persepakbolaan di Jawa Timur dan Indonesia. Selain itu, semoga turnamen ini menjadi laga pramusim berkualitas yang bisa dimanfaatkan tim-tim sebelum berlaga di kompetisi Liga 1 nanti," pungkasnya.