Para siswi SD Islam Al Azhar 56 Malang usai joget diiringi lagu India. (Foto: Muhammad Ainurrahman/MalangTIMES)
Para siswi SD Islam Al Azhar 56 Malang usai joget diiringi lagu India. (Foto: Muhammad Ainurrahman/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Suasana khas negeri India kental terasa di SD Islam Al Azhar 56 Malang, Sabtu (8/2/2020). Alunan musik Bollywood memenuhi penjuru sekolah. 

Seluruh orang tampak memakai baju khas India seperti saree, rajasthani, dan lain-lain. Semuanya kompak berdandan ala India mulai dari kepala sekolah, guru, siswa siswi, hingga orang tua siswa.

Ya, mereka sedang memeriahkan event bergengsi tahunan SD Islam Al Azhar 56 Malang International Day "Bollywood Vaganza".

Acara amat meriah dengan adanya guest teacher dari India, kompetisi tumpeng India, fashion show kostum India, lomba mewarnai (ibu dan anak), pertunjukan Bollywood oleh seluruh siswa, hingga bazar makanan dan minuman khas India, pernak-pernik India, dan berbagai merchandise.

Uniknya lagi, dalam gelaran tersebut, terdapat penggabungan budaya India dengan budaya tradisional Indonesia. Yakni, lagu India yang dimainkan dengan instrumen angklung.

Kepala SD Islam Al Azhar 56 Malang Ramli SAg menyatakan, International Day "Bollywood Vaganza" merupakan bagian dari kegiatan-kegiatan besar SDI Al Azhar.

"Dan ini setiap tahun memang mengambil tema negara-negara yang berbeda," ucapnya.

Alasan tahun ini memilih negara India, sebab kata Ramli, Indonesia punya sejarah yang cukup kuat soal India. Salah satunya bahwa dulu pedagang-pedagang India dari Gujarat membawa Islam ke Indonesia. Nah, SD Islam Al Azhar ingin menguatkan wawasan tentang dunia internasional itu, tak terkecuali soal sejarah kepada anak-anak.

"Terutama kita orang Islam, bagaimana Islam itu masuk ke Indonesia. Kemudian orang Indonesia kan juga senang dengan dunia India. Mulai film-film India, budaya-budaya India, banyak sekali diminati oleh kita orang Indonesia," paparnya.

Baca Juga : Dampak Covid-19, Beasiswa LPDP ke Luar Negeri Ditunda Tahun Depan

Ramli berharap, dengan digelarnya International Day "Bollywood Vaganza" ini, pertama, siswa siswi dapat memiliki wawasan yang luas tentang negara-negara lain di dunia. Maka dari itu, seluruh siswa dilibatkan.

"Kedua, sebetulnya kita adalah mendorong agar anak-anak memiliki kemampuan berbahasa asing. Entah bahasa Inggris, bahasa Jepang, bahasa Mandarin, atau bahasa Arab," sambungnya.

Dengan kemampuan tersebut, anak-anak diharapkan akan mampu memperluas pergaulannya.

"Dan kita juga memang dalam beberapa program lain kita membiasakan anak-anak untuk berkomunikasi, punya hubungan dengan sekolah-sekolah lain yang ada di luar negeri juga," timpalnya.

Ketiga, mempererat hubungan antara sekolah dengan orang tua. Sebab memang, kegiatan ini juga melibatkan orang tua siswa.

Selain mempererat hubungan sekolah dengan orang tua, pelibatan orang tua dalam kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan dengan anaknya.

"Supaya orang tua juga men-support putra-putrinya untuk terus berkembang. Supaya hubungan mereka lebih hangat dan orang tua bisa tahu proses pembelajaran sudah sampai mana," imbuh Ketua Pelaksana, Alphenina Abdilah.

Salah satu bentuk kekompakan orang tua dengan anak dalam acara ditampilkan melalui fashion show India ibu dan anak.