Foto Dokumentasi MalangTimes
Foto Dokumentasi MalangTimes

MALANGTIMES - Warga yang tinggal di Kota Malang masih harus sabar menanti kehadiran Mal Layanan Publik. Pusat layanan administrasi ini baru akan terealisasi pada Agustus 2020 atau 6 bulan lagi. 

Artinya, untuk mengurus berbagai surat, izin, administrasi kependudukan, pajak daerah, dan lain-lain warga masih harus datang ke Block Office Pemkot Malang di Kedungkandang atau di kantor-kantor dinas terkait. 

Meski menjadi program andalan Pemkot Malang pada 2020 ini, pengerjaan Mal Layanan Publik tidak bisa langsung dikerjakan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Wasto menyampaikan, saat ini proses pengerjaan Detail Engineering Design (DED) tengah digarap. 

Proses DED diprediksi rampung April mendatang. Kemudian akan dilanjutkan dengan proses lelang fisik.

"Lalu pengerjaan, sekitar tiga bulan dan kemudian bisa di-launching pertengahan atau akhir Agustus nanti," katanya.

Wasto menjelaskan, nantinya layanan publik tersebut akan diletakkan di lantai paling atas Alun-Alun Mal. Di sana akan ditata sedemikian rupa untuk memberikan layanan publik yang lebih terpadu. 

Bukan hanya perizinan dan non perizinan yang melekat pada perangkat daerah Pemerintah Kota Malang saja, melainkan juga akan banyak layanan publik dari stakeholder lain.

"Ada pajak, imigrasi, kementerian agama, dan banyak lagi. Sekarang masih diinventarisasi semua," tambahnya.

Wasto menjelaskan, layanan yang tersentral di kawasan pusat perbelanjaan itu diharapkan mampu meningkatkan animo masyarakat. Selain lokasinya yang berada di pusat kota, layanan publik di mal juga diyakini mampu memanjakan masyarakat. Karena selain bisa melakukan kewajibannya, masyarakat juga bisa berjalan-jalan.

"Dan akan ada skema supaya nanti lalu lintas dan kemacetan bisa diatur," papar dia.

Lebih jauh mantan Kepala Bappeda Kota Malang itu menyampaikan, saat ini appraisal atau nilai bangunan Alun-Alun Mal sudah ditentukan. Tim Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) telah turun ke lapangan dan menentukan appraisal dari bangunan tua tersebut.

"Tim KPKNL sudah turun ke lapangan dan sudah ada hasilnya," pungkas dia.