Ke-25 perwakilan PAC se-Kabupaten Malang saat menunjukkan surat pernyataan sebagai wujud dukungannya ke petahana untuk kembali mencalonkan diri sebagai Bupati Malang (Foto: Ashaq Lupito/ MalangTIMES)
Ke-25 perwakilan PAC se-Kabupaten Malang saat menunjukkan surat pernyataan sebagai wujud dukungannya ke petahana untuk kembali mencalonkan diri sebagai Bupati Malang (Foto: Ashaq Lupito/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sebanyak 25 perwakilan PAC (Pengurus Anak Cabang) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Malang, sepakat mendukung HM Sanusi untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Malang periode 2020 hingga 2025 mendatang.

Ketua PAC Sumberpucung, Sugeng Pribadi, mengaku jika dijatuhkannya pilihan kepada sosok incumbent (petahana) tersebut, lantaran tidak ada lagi sosok lain yang bisa diunggulkan untuk memenangkan kontestasi Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) di Kabupaten Malang.

”Satu-satunya kandidat dari kader PKB ya tinggal abah Sanusi (sapaan Bupati Malang). Beberapa waktu lalu sempat dibunyikan jika Gus Ali yang akan diusung sebagai calon Bupati, tapi belakangan beliau memastikan tidak akan ikut pencalonan Bupati Malang. Setelah melakukan pertemuan ke 4 kali ini, kami (25 PAC) akhirnya sepakat mendukung Sanusi,” tegas Sugeng saat ditemui disela agenda koordinasi dengan 25 perwakilan PAC se-Kabupaten Malang, Kamis (6/2/2020).


 

Sebagai informasi, sosok yang akrab disapa Gus Ali dan sempat santer dikabarkan hendak terjun sebagai Cabup (Calon Bupati) Malang tersebut, merupakan tokoh politisi yang memiliki nama asli Ali Ahmad. Saat ini Gus Ali sedang menjabat sebagai Ketua DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PKB Kabupaten Malang.


 

”Gus Ali sudah menyatakan tidak siap mencalonkan diri sebagai Bupati, andaikata Gus Ali siap dan terang-terangan bersedia jadi Bupati mungkin akan ada pertimbangan lain,” ucap Sugeng.


 

Kendati demikian, lanjut Sugeng, keputusan ke-25 PAC untuk mendukung petahana tersebut bukan merupakan ban serep. Sugeng menguatkan, jika wujud dukungan yang mereka berikan kepada Sanusi sudah dibubuhkan dalam surat pernyataan.


 

”Ke-25 PAC sudah membuat kesimpulan untuk merekomendasi Sanusi, wujud komitmen kami ini terlampir dalam surat pernyataan yang sudah berstempel dan bermaterai dari masing-masing PAC. Nantinya surat pernyataan dukungan kami ini, akan segera kami kirim ke Sanusi,” terangnya.


 

Sejatinya, lanjut Sugeng, jumlah PAC yang ada di Kabupaten Malang ini terdapat 33. Namun 8 PAC yang belum berikrar untuk memberikan dukungan kepada Sanusi ini, dikarenakan masih merangkap jabatan di pemerintahan.


 

”Yang sudah pasti ada 25 PAC, sisanya masih belum memberikan konfirmasi mendukung siapa. Karena ada yang menjabat dan menerima amanah sebagai dewan. Tentunya yang saat ini menjadi dewan itu sudah sering berkomunikasi dengan Sanusi, kemungkinan yang lain juga akan ikut mendukung Sanusi,” ungkapnya.


 

Meski sudah lantang menyerukan dukungannya ke petahana, namun Sugeng menyadari jika apa yang sudah jadi komitmen ke-25 PAC ini bakal menemui beberapa kendala. Menurutnya, kondisi politik khususnya yang ada di Kabupaten Malang, memang dikenal dinamis. Sehingga dukungan ke-25 PAC ini, bisa saja bertepuk sebelah tangan dengan rekom yang diberikan oleh pusat.


 

”Aksi ini murni inisiatif dan kemauan dari kami sendiri, ini merupakan wujud keprihatinan kami karena terlalu lama menunggu rekomendasi dari pusat. Mudah-mudahan DPP (Dewan Pimpinan Pusat) PKB sejalan dengan PAC. Semoga rekomendasi yang selama ini menggantung segera diberikan kepada Sanusi,” pungkasnya.