Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan DLH Kota Malang, Joao Maria Gomes Je Carvalho (Hendra Saputra)
Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan DLH Kota Malang, Joao Maria Gomes Je Carvalho (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Intensitas hujan di Kota Malang yang cukup tinggi membuat aliran air di sungai juga cukup deras, sehingga tidak bisa dipungkiri biasanya masih banyak sampah yang menyangkut. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang terus memonitor selokan dan sungai agar tidak terjadi menyangkutnya sampah akibat terbawa oleh aliran air saat hujan.

"Untuk saat ini tinggal kontrolnya ya di sungai dan selokan. Kira-kira mana ada sumbatan sampah. Karena anggota kami selain memantau jalan poros juga akan melihat kondisi selokan dan sungai," ujar Kepala bidang pelayanan kebersihan DLH Kota Malang, Joao Maria Gomes je Carvalho atau yang akrab disapa Joe.

Meski begitu, Joe mengaku bahwa pihaknya terbantu dengan hujan karena sampah otomatis akan ikut aliran air sehingga bisa lebih mudah untuk mengontrol. "Kalau hujan kami temasuk dibantu ya, kalau sungai dangkal pasti hanyut semua itu sampahnya tapi kalau ada yang nyangkut pasti anggota langsung bergerak," ungkapnya.

Namun, Joe mengaku bahwa dirinya tetap berharap masyarakat tidak membuang sampah di selokan atau sungai. Karena selain membuat kota semakin terlihat kumuh, nantinya juga akan berpengaruh kepada laut yang akan tercemar. "Saat ini musim hujan biasanya sampah juga ikut hanyut, jadi kami harap masyarakat bisa bersama-sama menjaga kebersihan. Kalau bersih kan kita melihatnya juga enak," harap Joe.

"Kalau sampah hanyut, hilirnya yang kasihan. Karena sampah kan pasti juga ke laut, jika banyak sampah tentu pencemaran namanya," imbuhnya mengakhiri.