Lahan bunga mawar di Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Lahan bunga mawar di Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Lahan seluas 8,8 hektare di Dusun Binangun, Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji bakal disulap menjadi pariwisata baru. Ya rencananya lahan itu akan dijadikan wisata bunga atau taman bunga di tahun 2020 ini.

Destinasi baru ini rencananya akan hadir berkat kerja sama dua  pihak, yakni Jawa Timur Park (JTP) Group dan pemerintah desa. Karena lahan yang dipakai merupakan gabungan antara milik JTP dan tanah kas desa. Untuk Jatim Group lahannya 6,8 hektare, dan tanah milik desa seluas 2 hektare. 

Selain melibatkan JTP, pembuatan wisata ini juga bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Nasional (Kadin) Kota Batu. “Ini untuk mendorong dan memfasilitasi investor dengan pihak desa. Rencananya ini segera akan diwujudkan tahun 2020,” kata Ketua Kadin Kota Batu, Endro Wahyu.

Ia menambahkan dengan hadirnya wisata ini nantinya bisa untuk meningkatkan kesejahteraan warga sekitar. Sekaligus upaya mewujudkan program desa berdaya kota berjaya sesuai dengan dalam visi dan misi Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. “Hingga saat ini sudah menggelar kesepakatan bersama dengan Kades, BPD, masyarakat serta perwakilan dari manajemen Jatim Park Group,” imbuhnya.

Nantinya wisata ini memiliki konsep ramah lingkungan, dengan pembangunan fisik hanya sekitar 5-10 persen. Sedangkan sisanya adalah ruangan terbuka yang dipenuhi dengan potensi desa seperti beragam jenis bunga, spot swafoto, dan hasil ketrampilan atau kerajinan dari masyarakat desa.

Terpisah Kepala Desa Bumiaji Edy Jabo Suyanto menambahkan, sesuai dengan rencana pembangunan destinasi wisata di lahan seluas 8 hektar itu nantinya akan ada beragam fasilitas. Mulai dari pasar buah dan bunga, ruang pamer, love garden, taman bunga tematik dari beberapa negara, dan sebagainya. “Kemudian ada juga taman 1000 air mancur, green house, cold storage, holtikultura, nursery atau tempat pembibitan, dan area flower parade,” ucapnya.