Didominasi Ungkap Kasus Ganja, Mulai dari Biji Hingga Ganja Siap Edar Tersebar di Kabupaten Malang

Feb 01, 2020 20:19
Salah satu barang bukti berupa pohon ganja saat disita polisi guna kepentingan penyidikan (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Salah satu barang bukti berupa pohon ganja saat disita polisi guna kepentingan penyidikan (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kabupaten Malang “surga” bagi bandar ganja. Bagaimana tidak, memasuki kurun waktu 4 tahun ini, anggota Satreskoba Polres Malang dan Polsek jajaran memang disibukkan dengan memberantas peredaran narkoba jenis ganja.

Awal tahun 2020 ini saja, polisi berhasil meringkus 19 tersangka yang terlibat dalam peredaran narkoba. Di mana, satu pohon ganja berhasil disita oleh pihak kepolisian dari tangan tersangka yang bernama M Kosim (50) warga Dusun Krajan, Desa Ringinsari, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

Baca Juga : Diduga Akibat Stroke, Tahanan Kasus Judi Polsek Klojen Meningal Dunia

”Dari data yang kami himpun, ganja memang mendominasi ungkap kasus narkoba. Hal itu dapat dibuktikan dengan banyaknya tersangka serta barang bukti ganja yang kami sita dari tangan para tersangka,” kata Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Nining Kusumawati.

Maraknya peredaran ganja di wilayah hukum Polres Malang ini, mulai nampak signifikan sejak tahun 2017 lalu. Ketika itu, jajaran kepolisian Satreskoba Polres Malang berhasil mengungkap 237 kasus. Dari ratusan kasus yang terungkap, barang bukti ganja berada di peringkat atas sebagai barang bukti sitaan terbanyak. ”Sedangkan tahun 2018 jumlah ungkap kasus narkoba meningkat 64 kasus jika dibandingkan dengan tahun 2017, menjadi 301 kasus,” sambung Nining.

Dari 301 kasus yang diungkap pada tahun 2018 tersebut, polisi menyita sebanyak 1199,23 gram ganja siap edar. ”Selain ganja kering, petugas juga menyita 18 pohon ganja yang ditanam di wilayah hukum Polres Malang,” jelasnya.

Setahun kemudian, tepatnya pada tahun 2019 kasus peredaran narkoba dan jumlah barang bukti ganja yang disita semakin bervariatif. Tahun kemarin, anggota korps berseragam coklat ini mampu mengungkap 314 kasus. Dari jumlah tersebut, polisi meringkus sebanyak 358 tersangka. ”Masih sama, didominasi ungkap kasus ganja,” timpal Nunung.

Baca Juga : Aktor Senior Tio Pakusadewo Kembali Ditangkap karena Kasus Narkoba

Barang bukti yang diamankan dari ratusan jaringan peredaran ganja tersebut, terbagi mulai dari ganja kering siap edar, biji ganja, hingga yang masih berbentuk pohon.

Untuk ganja kering siap edar, polisi menyita sebanyak 2.119,76 gram. Kemudian 8 pohon, serta 13,79 gram biji ganja. ”Wilayah Malang selatan menjadi daerah yang rawan peredaran ganja, di antaranya Kecamatan Dampit dan Sumbermanjing Wetan,” tutup Nunung sembari mengatakan jika pihak kepolisian sudah disiagakan untuk memberantas peredaran narkoba, terutama di kawasan rawan.

Topik
MalangBerita Malangnarkobanarkoba malangGanja

Berita Lainnya

Berita

Terbaru