MPP Siola milik Pemkot Surabaya yang sudah beroperasi (istimewa)
MPP Siola milik Pemkot Surabaya yang sudah beroperasi (istimewa)

MALANGTIMES - Dinas Ketenagakerjaan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang menganggap saran untuk kunjungan ke Mal Pelayanan Publik (MPP) yang sudah ada di kota lain sangat bagus.

Setelah melakukan pertemuan dengan dinas di Kota Malang dan beberapa pihak swasta, Disnaker-PMPTSP menimbang kembali karena ada saran untuk kunjungan terlebih dahulu ke MPP seperti yang sudah ada di Surabaya yakni MPP Siola.

"Bagus juga ya sarannya, itu namanya benchmarking atau suatu proses yang biasa digunakan dalam manajemen atau umumnya manajemen strategis, dimana suatu organisasi mengukur dan membandingkan kinerjanya terhadap aktivitas atau kegiatan serupa seperti organisasi atau lain yang sejenis baik secara internal maupun eksternal," ungkap Kepala Disnaker-PMPTSP, Erik Setyo Santoso.

"Jadi bisa menjadi bahan masukan bagi kami, karena di sana sudah ada berdiri MPP. Biar kami semua melihat secara nyata bagaimana cara kerjanya, penataannya dan sebagainya," imbuhnya.

Setelah pertemuan yang digelar Kamis (30/1/2020) kemarin, Disnaker-PMPTSP akan bekerja bersama tim untuk membuat design visual penataan tenant yang ada di MPP. Lalu akan ada pertemuan kembali untuk mencocokkan kepada pemakai tenant dalam hal ini dinas di Kota Malang dan pihak swasta (yang bersedia menyediakan pelayanan).

"Jadi nanti ada pertemuan kembali, dibuat seperti ini apa sudah cukup apa belum, sudah bisa mengakomodir pelayanan atau belum," kata dia. "Setelah design visual 3D jadi, nanti akan dibahas. Jika memang sudah setuju semua nanti akan menjadi rancangan finalnya," sambungnya.

Mal Pelayanan Publik saat ini memang dibutuhkan oleh masyarakat, apalagi Kota Malang adalah kota besar kedua di Jawa Timur setelah Surabaya. Dan Alun-alun Mall dianggap adalah tempat yang strategis untuk digunakan sebagai satu tempat terpusat agar masyarakat lebih mudah dalam mengurus izin atau non izin.

Dalam pertemuan kedua beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota Malang berharap seluruh dinas bersedia menggunakan Mal Pelayanan Publik untuk melakukan layanan bagi masyarakat. Karena selain terpusat, pengurusan antar dinas flowing nya juga lebih maksimal.