Progres pembangunan exit Madyopuro Tol Mapan. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Progres pembangunan exit Madyopuro Tol Mapan. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES -  Pembangunan seksi V Tol Malang-Pandaan (Mapan) sudah 95 persen atau akan segera selesai. Februari mendatang, seksi V dengan pintu exit di Madyopuro, Kota Malang itu ditargetkan untuk sudah difungsikan. 

Sementara dalam waktu dekat, uji laik akan dilaksanakan Bina Marga, Kementerian PUPR, Badan Pengatur Jalan Tol, Polisi dan Dinas Perhubungan.

Direktur Teknik PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) Siswantono menyampaikan, saat ini proses pembangunan Tol Mapan hanya tinggal finishing. Terutama merampungkan bagian tol gate dan pertemuan antara jalan tol dan Jalan Ki Ageng Gribig, Kota Malang.

Dia menyampaikan, main road atau jalan utama di Tol Mapan seksi V sudah rampung 100 persen. Termasuk rambu-rambu lalu lintas, marka jalan dan lampu penerangan jalan yang sudah diselesaikan. Sehingga proses uji laik sudah dapat dilaksanakan dalam waktu dekat. 

Saat ini, proses pembenahan area yang belum selesai juga dipercepat. "Mungkin Februari ini mulai uji laik," katanya.

Dalam uji laik nanti, tim akan memberikan catatan dan kekurangan yang harus dibenahi. Kemudian Jasa Marga memiliki waktu sekitar dua minggu untuk melakukan evaluasi serta pembenahan dari setiap catatan yang diberikan.

Setelah selesai dievaluasi, maka Kementerian PUPR akan memberikan SK sebagaimana ketentuan yang berlaku. Selanjutnya tol dapat difungsikan dan dilalui. 

Pada tahap awal, nantinya tol akan digratiskan selama satu minggu seperti pembukaan jalur sebelumnya.

"Kalau tarif di seksi V kisaran Rp 898 per kilometer sama seperti seksi IV. Jika dikalikan dengan panjang tol diperkirakan tarifnya sekitar Rp 2.700. Tapi itu masih perkiraan, kita tunggu SK Kementerian PUPR," jelasnya.

Lebih jauh Siswantono menjelaskan, pembebasan lahan di kawasan seksi V Tol Mapan sudah selesai. Untuk rumah yang sebelumnya masih bertahan kini telah dibebaskan dan tinggal dieksekusi saja. 

Pengerjaan dilakukan sembari menunggu pengalihan tiang listrik oleh PLN. Karena sebelumnya, pihak PLN juga berjanji segera menggeser tiang milik mereka. PLN pun sudah mulai mengerjakan tugas pergeseran tiang tersebut.