Satgas Drainase DPUPRPKP tampak membersihkan saluran drainase yang penuh  sampah. (ist)
Satgas Drainase DPUPRPKP tampak membersihkan saluran drainase yang penuh sampah. (ist)

MALANGTIMES - Lagi-lagi pemandangan miris  terjadi setiap pasukan Satgas Drainase Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan  dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang membersihkan atau melakukan normalisasi saluran drainase.

Tumpukan-tumpukan sampah berbagai jenis, mulai plastik, botol, sampah rumah tangga, maupun limbah rumah tangga, banyak ditemukan dalam saluran air. Bahkan, sampah-sampah tersebut jika dikumpulkan bisa saja sampai satu bak truk sampah ukuran besar.

Seperti halnya yang ditemui Satgas Drainase DPUPRPKP kala melakukan pembersihan dan normalisasi saluran drainase di kawasan Jalan Kedawung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada Senin (27/1/2020).

Di sana Satgas Drainase mendapati saluran dalam kondisi penuh sampah yang menyumbat drainase secara memanjang. Sehingga, pantas saja, jika saat hujan intensitas tinggi, kawasan tersebut sering banjir karena air tak bisa mengalir dan meluap ke jalan raya.

Melihat hal itu, petugas Satgas Drainase menyayangkan dan merasa prihatin akan rendahnya kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap kondisi lingkungan sekitarnya. Padahal, kondisi lingkungan nantinya juga berdampak pada berbagai aspek kehidupan.

"Kalau banjir, bisa saja kesehatan terganggu, lingkungan menjadi kotor dan tidak nyaman. Kemudian bisa saja mengganggu pekerjaan seseorang, bahkan bisa juga membahayakan jiwa seseorang," beber Koordinator Satgas DPUPRPKP Hari Widodo.

Menurut dia, masyarakat seharusnya meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Hal ini tentunya akan berdampak pada keterjagaan lingkungan sehingga menjadi lingkungan yang bersih serta bebas banjir.

"Kesadaran itu yang utama. Kesadaran harus dimulai dari diri sendiri. Jagalah lingkungan, jangan buang sampah sembarangan. Bila perlu, harus ada sanksi tegas yang benar-benar diterapkan untuk membuat mereka yang membuang sampah sembarangan menjadi jera," pungkasnya.