Petugas saat memberikan layanan informasi kepada pengurus izin di Disnaker-PMPTSP Kota Malang. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Petugas saat memberikan layanan informasi kepada pengurus izin di Disnaker-PMPTSP Kota Malang. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Dinas Ketenagakerjaan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang merupakan salah satu perangkat daerah (PD) yang memang selalu dituntut memberikan layanan prima. Pasalnya, Disnaker-PMPTSP menjadi tonggak utama dalam memberikan layanan perizinan dan non-perizinan yang selalu bersentuhan dengan masyarakat dan calon investor.

Sehingga tak heran, Disnaker-PMPTSP selalu berbenah dan menyuguhkan hal baru dalam setiap layanan yang diberikan. Selain menyiapkan sederet layanan informasi dan tenaga pendamping, kantor layanan publik Disnaker-PMPTSP Kota Malang yang ada di kawasan kantor terpadu pun selalu mengalami perubahan.

Baca Juga : Hari Ini, Pemkot Malang Luncurkan Bansos Tahap Awal bagi Warga Terdampak Covid-19

Kali ini, konsep kekinian dan nuansa segar pun sengaja disuguhkan. Begitu memasuki area informasi, para calon investor dan masyarakat yang hendak mengurus izin pun akan disambut petugas. Dengan ramah, petugas akan melayani satu per satu masyarakat yang hendak mengurus izin. Kemudian para pengrus izin pun diberi arahan untuk melakukan kegiatan selanjutnya saat hendak memenuhi perizinannya.

"Selamat siang Bapak, ada yang bisa kami bantu? Mari silahkan duduk," tanya seorang petugas loket informasi Disnaker-PMPTSP sembari tersenyum kepada warga yang hendak mengurus izin.

Tak butuh waktu lama, calon pengurus izin pun langsung diarahkan untuk melakukan pengurusan izin ke loket yang ada di area layanan Disnaker-PMPTSP. Para pengurus izin juga dipersilakan menunggu di ruang tunggu yang tertata rapi dengan kursi memanjang dan dihiasi berbagai tanaman cantik.

Setidaknya ada puluhan pengurus izin yang lalu lalang di loket yang disediakan. Beberapa juga mendapat pendampingan di bilik online single submission (OSS) yang berada di ruangan paling pojok layanan publik Disnaker-PMPTSP. Dengan telaten dan teliti, petugas dan operator memberikan pendampingan kepada pengurus izin yang masih merasa kebingungan.

Sementara di sisi lain, terdapat beberapa petugas yang sibuk melayani masyarakat yang memanfaatkan layanan gambar gratis Disnaker-PMPTSP. Rata-rata melakukan konsultasi berkaitan dengan bangunan yang akan mereka bangun.

Selain itu, di sisi lain terdapat petugas layanan ketenagajerjaan yang telaten memberikan informasi kepada para calon pekerja. Informasi lowongan pekerjaan juga disampaikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Setidaknya ada dua operator yang sibuk memberikan penjelasan kepada para pemburu kerja.

Pemandangan sibuk itu terpotret pada kantor layanan Disnaker-PMPTSP Kota Malang pada Senin (27/1/2020). Ada banyak pengurus izin yang mencari informasi berkaitan dengan izin yang hendak meraka urus. Beberapa juga datang untuk menanyakan progres atau kelanjutan dari izin yang telah diajukan.

Baca Juga : Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Batu Sudah Cair, Berikut Jadwal dan Lokasi Tokonya

Sementara itu, Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang Erik Setyo Santoso ST MT saat ditemui di ruang kerjanya menyampaikan, layanan publik yang diberikan di Disnaker-PMPTSP Kota Malang memang kembali dibenahi. Selain untuk kenyamanan para pengurus izin, pembenahan juga dilakukan agar pengurus izin mendapatkan informasi secara maksimal berkaitan dengan sederet perizinan yang akan diajukan.

"Sarana prasarana di loket hingga personal yang memberi layanan selama ini dibekali. Sehingga informasi yang diberikan akurat dan masyarakat dapat menerima dengan jelas," kata Erik, Senin (27/1/2020).

Pembekalan bagi personal saat memberikan layanan kepada masyarakat, lanjut dia,  amat penting. Sebab, selain memberi informasi teknis, tentunya ada interaksi antara petugas dan calon pengurus izin. Tentunya, kemampuan komunikasi dan pemahaman berkaitan dengan segala aspek perizinan harus dikuasai. "Kami terus berproses dan meningkatkan setiap layanan publik yang diberikan kepada masyarakat," tambah Erik.