Kepala Dinas Ketenagakerjaan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang Erik Setyo Santoso ST MT(Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang Erik Setyo Santoso ST MT(Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Bargaining on Mall (BOM) kembali digelar oleh Dinas Ketenagakerjaan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang. 

Baca Juga : Warga Terdampak Covid-19 di Kabupaten Malang, Bakal Dapat Pasokan Makanan Dapur Keliling

Kali ini, BOM hadir lebih atraktif dan berbeda dibandingksn tahun sebelumnya. Selain mempertemukan pelaku usaha kecil menengah (UKM) dengan para pengusaha dan investor, BOM kali ini juga memberikan sederet informasi lowongan pekerjaan dan berbagai hal tentang ketenagakerjaan.

Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang Erik Setyo Santoso ST MT menyampaikan, setiap tahun BOM memang sengaja dikemas lebih menarik. Sehingga, BOM tahun ini pun dipastikan akan menyuguhkan berbagai informasi dan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.

Jika tahun sebelumnya BOM mempertemukan pengusaha dengan para investor, maka tahun ini akan ditambah dengan mempertemukan pelaku usaha kecil menengah dan pelaku  usaha toko modern. Tujuannya adalah untuk membuka peluang baru bagi pelaku UKM agar dapat naik kelas.

"Hampir semua toko modern di Kota Malang siap untuk presentasi di hadapan para pelaku UKM," katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/1/2020).

Menurut Erik, ada sekitar 500 pelaku UKM yang akan turut serta sebagai peserta dalam presentasi tersebut. Masing-masing akan dibagi dalam lima sesi dengan jumlah peserta sebanyak 100 pelaku UKM per sesi. Berbagai informasi berkaiatan dengan usaha toko modern akan disampaikan di hadapan para peserta.

"Harapan kami akan ada transaksi kemitraan antara pelaku UKM dengan pengusaha toko modern," tambah Erik.

Menariknya, informasi layanan ketenagakerjaan juga akan disuguhkan dalam gelaran BOM. Masyarakat yang hendak mencari informasi lowongan kerja dapat hadir di gelaran BOM. Selain informasi lowongan kerja, juga akan disuguhkan sederet informasi ketenagakerjaan di dalam maupun luar negeri.

Baca Juga : Dinsos-P3AP2KB Salurkan Bantuan bagi 1.666 Warga Miskin

Lebih jauh Erik menyampaikan, BOM juga akan menyuguhkan berbagai layanan perizinan dan non-perizinan. Masyarakat juga dapat mengurus izin sehari jadi. Syaratnya, semua perlengkapan yang dibutuhkan dibawa dan akan langsung diurus dalam satu hari langsung jadi.

Selain itu, beberapa layanan publik seperti mengurus administrasi kependudukan, perpajakan, hingga sosialisasi tentang panfaatan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan juga akan disuguhkan melalui berbagai stan. Masyarakat pun dapat mengakses seluruh informasi dalam satu lokasi sekaligus.

"Karena BOM merupakan miniatur dari mal layanan publik yang kini sedang kami rintis. Sehingga melalui BOM kami bisa melihat dan menilai seberapa jauh antusiasme masyarakat," tambah pria yang gemar berolahraga itu.

Sebagai informasi, BOM akan kembali digelar di hall Malang City Point. Kegiatan ini akan digelar pada hari Sabtu 21 Februari 2020 hingga Minggu 22 Februari 2020. Dibandingkan tahun sebelumnya, BOM 2020 akan menyuguhkan berbagai hal menarik dan kejutan bagi masyarakat yang turut meramaikan acara. Berbagai hadiah menarik siap diberikan kepada masyarakat yang hadir.