GTN Data Center.
GTN Data Center.

MALANGTIMES - Sebagai penyedia data center terkini di Indonesia, PT Graha Teknologi Nusantara atau GTN Data Center ikut meramaikan industri data center di Indonesia. Yakni dengan mengoperasikan infrastruktur yang mumpuni di Cikarang, Jawa Barat.

Pengoperasian itu mengingat Indonesia juga menghadapi era digital, yang ditandai dengan perluasan kesempatan bagi setiap orang untuk menikmati  informasi yang kaya interaksi dan akses internet yang cepat dan andal melalui gawai.

Bagi banyak perusahaan yang inti bisnisnya bukan dalam bidang teknologi informasi, terlebih lagi infrastruktur dasarnya seperti ruang penyimpanan server, sistem pendingin dan suplai listrik tanpa henti, pertimbangan menggunakan fasilitas data center yang dikelola secara profesional menjadi kebutuhan primer dalam operasional bisnis berbasis konsumen khususnya.

SLA Uptime 100% sejak 2016

Sejak beroperasi pada tahun 2016, GTN Data Center terus menjaga kinerja yang konsisten dalam hal uptime data center. Salah satu tolok ukur keandalan data center (pusat data) adalah tidak terganggunya performa server yang ada karena putusnya aliran listrik.

Sebagai perusahaan data center di Indonesia yang bersertifikasi “Rated 3” sesuai verifikasi ANSI/TIA-942:2014 dari EPI (Enterprise Products Integration) Pte Ltd., yang berkantor di Singapura, GTN Data Center telah melalui serangkaian audit dan uji lapangan yang ketat untuk memperoleh kualifikasi ini.

Untuk menjaga kesiapan teknis dan tenaga ahli yang di data center, perusahaan mengadakan simulasi kegagalan terputusnya suplai aliran listrik utama untuk menguji sistem pendukung kelistrikan terpasang, yaitu DRUPS (Diesel Rotary Uninterupptible Power Supply) menggunakan mekanisme “flywheel” dan sistem pendingin cadangan.

Pengujian dengan simulasi dalam kondisi operasional ini dilaksanakan 2 kali setahun dengan mematikan kedua jalur suplai listrik utama yang berasal dari Cikarang Listrindo.

Pangsa Pasar Colocation Data Center

Bisnis inti dari layanan data center ini adalah “colocation” seperti yang ada di GTN Data Center. Suplai listrik yang besar merupakan nilai tambah untuk kinerja server yang tinggi, untuk perusahaan dan institusi yang mendukung layanan kepada konsumen dan masyarakat secara luas.

Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar dan sebagian besar di antaranya memasuki fase usia produktif dalam beberapa tahun mendatang serta penetrasi literasi digital yang diperlukan untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas menjadi insentif untuk menempatkan infrastruktur teknologi informasi di dalam Indonesia.

Selain itu, industri atau bidang tertentu seperti keuangan dan kesehatan mempunyai regulasi yang ketat terkait data pribadi.

GTN Data Center sudah mempunyai pengalaman dan sertifikasi dari Lembaga kompeten terkait untuk mendukung operasional “colocation data center” dari perusahaan atau institusi yang mempunyai bidang pelayanan di sektor tersebut dan sektor lainnya juga, bekerja secara sinergis dengan vendor TI kelas dunia lainnya.

Sertifikasi yang sudah diperoleh meliputi ISO/IEC 27001 untuk information security management, validasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), aspek TVRA (Threat Vulnerability and Risk Assessment) yang disyaratkan oleh Monetary Authority Singapore, dan PCI DSS untuk keamanan ekosistem pembayaran menggunakan kartu.

Dengan keberadaan GTN Data Center yang berlokasi di Indonesia, pelaku e-commerce maupun perusahaan yang mempunyai banyak lokasi usaha yang tersebar di Indonesia maupun perusahaan penyedia konten dan media skala nasional maupun internasional bisa memberikan akses masuk dan keluar data atau informasi yang lebih cepat daripada di luar Indonesia.

Ini juga untuk antisipasi pertumbuhan di masa mendatang, dengan peningkatan layanan berbasis cloud (cloud computing), big data dan internet of things (IOT).  Kecepatan respons terhadap pasar, keputusan strategis berdasarkan informasi terkini dan fokus pada kebutuhan konsumen berdasarkan analitik data, akan membutuhkan infrastruktur TI yang mumpuni untuk kinerja yang stabil dan akses setiap saat.