Salah satu kecelakaan di Jalan Rajekwesi Dusun Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu.
Salah satu kecelakaan di Jalan Rajekwesi Dusun Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu.

MALANGTIMES - Kecelakaan yang kerap terjadi di Kota Batu itu merupakan daerah rawan. Karena itu Polres Batu telah memetakan beberapa daerah rawan kecelakaan atau biasa disebut dengan area black spot.

Terdapat enam area black spot, yaitu ada di Jalan Raya Trunojoyo Kelurahan Songgokerto, Jalan Raya Rajekwesi Kelurahan Songgokerto Kecamatan Batu. Lalu di Jalan Raya Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji, Jalan Ir Soekarno Kecamatan Junrejo.

Baca Juga : Ditemukan Sepatu, Kaus Kaki, Topi di Dekat Hilangnya Pendaki Gunung di Kota Batu

Ada juga di Kecamatan Ngantang, Kecamatan Kasembon, serta Jalan Panglima Sudirman. Melihat angka kecelakaan lalu lintas pada 2019 silam, di Kota Batu tercatat ada 256 kejadian di area-area black spot.

Dari angka itu, terdapat korban meninggal dunia 22 orang dan korban luka berat 65 orang. “Meskipun pada tahun 2019 ini sudah mengalami penurunan tidak hanya diam di situ saja, tentunya berupaya mengurangi vatalitas,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Batu Ipda Wulan Sucianur.

Ke depan, beberapa solusi yang akan dilakukan untuk terus menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Salah satunya dengan terus memberikan imbauan kepada para pengendara agar tertib berkendara sesuai dengan aturan.

Lalu dengan memaksimalkan fasilitas jalan, mulai melebarkan dan menambah penerangan jalan. Hal ini dilakukan atas kerja sama dengan Pemkot Batu.

“Ya saling bersinergi bersama Pemkot Batu terus memaksimalkan infrastuktur jalan di Kota Batu. Ini juga salah satu upaya mengurangi angka kecelakaan,” tutupnya.

Sedang angka kecelakaan tahun 2019 di Kota Batu mengalami penurunan dibandingkan tahun 2018. Sebab, pada tahun 2018, angka kecelakaan mencapai 299 kejadian.

Baca Juga : Lari seperti Kesurupan, Pendaki Hilang di Gunung Buthak Panderman Batu

Kemudian angka korban meninggal dunia tahun 2018 juga lebih tinggi. Ada 29 korban meninggal dunia. Sedangkan korban luka berat 42 orang.

Dengan total kerugian materialnya pada tahun 2018 lalu mencapai Rp 1,04 miliar. Sedangkan pada 2019, total kerugian akibat kecelakaan lalu lintas Rp 852 juta

Dan tahun 2017 silam angka kecelakaan tercatat ada 234 kejadian. Dari  angka itu, korban meninggal dunia 49 orang.