Ilustrasi minyak cengkeh. (Istimewa)
Ilustrasi minyak cengkeh. (Istimewa)

MALANGTIMES - Penambahan minyak atsiri daun cengkeh (syzygium aromaticum, Fam. Myrtaceae) dapat menurunkan lemak abdominal dan kolesterol daging pada ayam pedaging (broiler) umur enam minggu.

Pernyataan ini diutarakan oleh Dosen Fakultas Peternakan dan Perikanan Universitas Tadulako, M Tahir SPt MP. Tahir melakukan penelitian tentang penggunaan minyak atsiri daun cengkeh sebagai aditif dalam pakan ternak ayam broiler.

Untuk diketahui, Tahir tercatat sebagai mahasiswa program Doktor di Pascasarjana Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB). Penelitian yang menggunakan sampel 24 ekor ayam broiler umur enam minggu ini dilakukan melalui beberapa tahapan. "Pada tahap awal dilakukan evaluasi daya hambat eugenol terhadap bakteri Esherichia coli, Salmonella sp, dan Lactobacillus sp," katanya.

Selanjutnya, mengevaluasi penambahan minyak atsiri daun cengkeh sebagai aditif dalam pakan terhadap energi metabolis serta kecernaan bahan kering dan protein pakan ayam broiler.

"Pada tahap akhir, mengevaluasi performa dan kualitas karkas ayam broiler yang diberi pakan dengan penambahan minyak atsiri daun cengkeh," timpalnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan eugenol minyak atsiri daun cengkeh dengan konsentrasi 0.25% dan penggunaan 2,25%, dapat menghambat secara total pertumbuhan Esherichia coli dan Salmonella sp. Serta menurunkan bahkan menghambat populasi bakteri Lactobacillus sp. pada konsentrasi 1,75%.

"Penggunaan minyak atsiri daun cengkeh sebesar 12.54 gram per kilogram dalam pakan memberikan  pengaruh yang terbaik terhadap performan produksi serta kualitas karkas dan daging pada ayam broiler," pungkasnya.