Sarasehan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Unikama nampak terlihat gayeng (17/1/2020)
Sarasehan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Unikama nampak terlihat gayeng (17/1/2020)

MALANGTIMES - Penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari, tidaklah bisa dengan sembarangan. Sebab jika salah dalam penggunaan bahasa dalam komunikasi maka hal tersebut bisa saja menimbulkan persepsi-persepsi yang bisa saja berdampak adanya perselisihan.

Melihat hal itu, serta sebagai rangkaian peringatan Bulan Bahasa Nasional, Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar sarasehan dengan mengguncang para mahasiswa, dosen serta seluruh civitas Unikama.

Baca Juga : Belajar dari Rumah Lewat TVRI Mulai Hari Ini, Intip Jadwalnya Yuk!

"Kami mencoba untuk mensosialisasikan mengenai penggunaan bahasa yang baik, yang dikemas dengan sarasehan atau forum yang lebih rileks. Jadi bukan dalam bentuk seminar atau yang baku. Sehingga hal itu membuat mahasiswa tidak merasa terdapat jarak dengan para pakar yang hadir," jelas Kaprodi Suryantoro MPd, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unikama.

Lanjutnya, ia memberikan contoh, para mahasiswa terkadang seringkali menggunakan bahasa yang kurang beretika ketika menghubungi para dosen. Harusnya batasan-batasan maupun penggunaan bahasa yang tepat ketika berhadapan dengan seseorang harus dipahami oleh mahasiswa.

"Kadang ada mahasiswa yang SMS, pak ada di mana, pak posisi di mana, nah itu kan seharusnya kurang tepat untuk digunakan. Mereka harus memahami penggunaan bahasa dengan siapa lawan mereka atau siapa yang mereka hubungi. Meskipun dalam hal ini, dosen sebenarnya juga tak meminta mereka untuk selalu dihormati," bebernya.

Selain itu, akhir-akhir ini, memang banyak sekali kasus-kasus yang berkaitan dengan bahasa sampai dengan ke ranah hukum. Misalkan saja dalam penggunaan bahasa di media sosial. Karena itu, dalam kegiatan sarasehan ini mengambil tema Pendewasaan Karakter Melalui Bahasa.

Baca Juga : Siswa yang Tak Punya Akses Internet Mulai Senin Belajar Lewat TVRI

"Dalam rangka bulan bahasa diharapkan bahwa mahasiswa harus berhati-hati sekali bagaimana penggunaan bahasa dalam kehidupan akademik maupun kehidupan sosial, terutama di medsos," pungkasnya.