Bupati Malang M. Sanusi (tengah) saat berbincang dengan investor asing dalam penanaman modal untuk pengembangan wilayah Ngantang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Bupati Malang M. Sanusi (tengah) saat berbincang dengan investor asing dalam penanaman modal untuk pengembangan wilayah Ngantang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Wilayah Ngantang bakal dikucuri dana triliunan rupiah. Bupati Malang Sanusi memastikan keamanan setiap investasi yang ditanam di Bumi Arema. Hal itu disampaikan Sanusi usai mendengarkan paparan para investor berkaitan dengan pengembangan Ngantang sebagai kawasan metropolitan, Kamis (16/1/2020).

Sanusi memastikan, setiap dana yang ditanam di Kabupaten Malang pasti akan menguntungkan para investor. Di sisi lain, layanan perizinan juga selalu dipermudah dan tak berbelit sebagaimana instruksi dari Presiden Joko Widodo. Sehingga dia berharap akan banyak lagi investor, baik dalam negeri maupun asing yang menanamkan modalnya di Kabupaten Malang.

"Your investment will be safely planted in Malang. We give guarantee for that (investasi Anda akan aman ditanam di Kabupaten Malang. Kami berikan jaminan atas itu; red)," kata Sanusi saat berbincang dengan para investor yang datang dari Korea Selatan dan Kanada yang datang dalam pertemuan di Kantor Bupati Malang, Kamis (16/1/2020).

Sanusi menyampaikan, semua perizinan akan diselesaikan hanya dalam waktu satu hari. Dengan catatan, seluruh data dan perlengkapam yang dibutuhkan telah terpenuhi. Dia juga memastikan jika setiap izin yang diurus di Kabupaten Malang bersifat gratis tanpa ada pungutan biaya apapun. Kecuali jika berkaitan dengan aturan terkait sebagaimana diatur dalam undang-undang.

Upaya memberikan izin tanpa skema yang berbelit itu menurutnya dilakukan untuk meningkatkan jumlah investasi di Kabupaten Malang. Hal itu pula yang menurut Sanusi selalu diingatkan Presiden Jokowi untuk meningkatkan perekonomian di setiap daerah. "Dan investasi yang ditanam di Kabupaten Malang kami harapkan bisa meningkatkan usaha ekspor Malang ke berbagai negara," jelas dia.

Lebih jauh dia menyampaikan, penanaman modal yang digelontorkan di Ngantang bukan proyek main-main. Sehingga dia optimis penanaman modal yang dibuat akan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat. Dia pun meminta agar masyarakat senantiasa optimis dengan setiap inovasi yang dikembangkan.

Dia pun mencontohkan beberapa wilayah di Kabupaten Malang yang kini menuai keberhasilan usai dikembangkan beberapa inovasi. Salah satunya ia contohkan wisata Pujon Kidul yang kini menuai keberhasilan. Karena pendapatan masyarakat terbilang sangat tinggi pascaadanya inovasi yang masuk.

Bukan hanya itu, untuk meningkatkan investasi dan perkembangan wilayah Ngantang, akan dilakukan perbaikan infrastruktur. Sehingga, diharapkan wisatawan akan lebih mudah saat akan berkunjung ke kawasan Ngantang pascapembangunan rampung dikerjakan. "Dari segi jasa hingga kuliner nanti pasti akan berkembang sangat pesat dengan adanya megaproyek ini," jelas Sanusi.

Sebagai informasi, wilayah Ngantang akan segera disulap menjadi kawasan metropolis. Deretan fasilitas pun disuguhkan dalam pengembangan wilayah Ngantang. Dalam tahap awal, pengembangan akan menyedot anggaran setidaknya Rp 10 triliun dan ditarget digarap pada Februari mendatang dan selesai dalam kurun waktu 3 hingga 10 tahun mendatang.