Wali Kota Malang Sutiaji (berkopyah) bersama KADIN Kota Malang usai pelaksanaan Audiensi di Balaikota Malang, Selasa (14/1) (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji (berkopyah) bersama KADIN Kota Malang usai pelaksanaan Audiensi di Balaikota Malang, Selasa (14/1) (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES -  Keberadaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Malang saat ini tengah menjadi perhatian khusus Pemerintan Kota (Pemkot) Malang. Upaya memperkenalkan produk-produk buatan pelaku usaha di Kota Malang terus digenjot seiring dengan revolusi industri 4.0.

Bukan tidak mungkin, konsep digitalisasi dan kreativitas bakal menjadi inovasi-inovasi yang menjadi pilihan saat ini. Apalagi, jika ingin dikenal meluas ke pasar dunia maka konsep pemasaran harus bisa diubah.

Nah, Pemkot Malang dalam hal ini telah menggandeng berbagai komunitas. Namun, untuk menambah animo penguatan pasar UMKM, kolaborasi dengan Kamar Dagang Industri (KADIN) Kota Malang bakal dijalankan.

Ketua KADIN Kota Malang, Heru Pamungkas menyatakan sebagai salah satu lembaga swasta independen mitra pemerintah pihaknya akan mempersiapkan diri untuk membantu mewujudkan visi dan misi Kota Malang. Salah satunya, dalam hal memajukan sektor UMKM.

"Jadi komitmen kami lebih fokus ke sana, UMKM memang sudah waktunya perlu diangkat. Selama ini agak termarginalkan ini yang akan kita bantu. Kongkretnya seperti apa nanti akan kita sinergikan bersama," ujarnya ditemui usai audiensi di Balai Kota Malang, Selasa (14/1).

Ia menyebut, pasar UMKM sudah semestinya berbasis ekonomi kreatif (ekraf). Apalagi, jika UMKM ingin mendunia kebutuhannya di nilai bukan hanya sekedar pemasarannya, melainkan juga dari sisi kualitas produk. Nantinya, hal itulah yang juga akan berkaitan dengan pengembangan industri kreatif di Kota Malang.

"Tentu perkembangan dan peningkatan mutu UMKM nantinya akan direalisasikan sebagaimana mestinya. Yang pasti, hal ini juga berkaitan tentang visi misi Kota Malang ke depan seperti apa, salah satunya industri kreatif itu. Mudah-mudahan nanti bisa kita banyak membantu di sana," imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan kolaborasi tersebut disambut baik. Ke depan, diharapkan KADIN mampu memajukan bidang ekonomi kreatif di Kota Malang. Apalagi, Pemkot Malang telah gencar mengkolaborasikan konsep Pentahelix dalam memajukan wilayahnya. Yang melibatkan, akademisi, bussines, community, government, dan media.

"Tentu nanti kolaborasi ini berbasis pentahelix, tapi tetap sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang ada. KADIN masuk dalam komponen Pentahelix itu, nanti visi misi kami capaiannya agar mengurangi angka kemiskinan dan pertumbuhah ekonomi bisa meningkat," tandasnya.