Informasi layanan gangguan air PDAM Kota Malang.
Informasi layanan gangguan air PDAM Kota Malang.

MALANGTIMES - Layanan air bersih PDAM Kota Malang atau yang kini berganti nama menjadi Perumda Tugu Tirta kembali mengalami gangguan. Para pelanggan pun mengeluh, bahkan berencana menuntut lantaran layanan yang dinilai kurang prima dan merugikan.

Salah satu warga Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Sisca,  mengeluhkan layanan air bersih PDAM. Pasalnya, selama satu bulan terakhir, dia mengalami kesulitan air. Bahkan ia harus mengungsi ke rumah rekannya yang tak mengalami gangguan saluran.

Baca Juga : Viral Video Warga Beri Semangat kepada Pasien Positif Covid-19

"Sudah tiga hari saya ngungsi untuk dapat air. Belum ada satu bulan kemarin juga seperti itu. Air mati. Alasannya pipa bocor terus," katanya, Senin (13/1/2020).

Perempuan berambut pendek itu menyampaikan, kondisi susah air bersih sudah beberapa kali dilaporkan kepada pihak Tugu Tirta sebagaimana prosedur yang ada. Namun tangki bantuan selama ini selalu datang terlambat.

Menanggapi itu, Ketua Komisi BDPRD Kota Malang Trio Agus Purwono menyampaikan, gangguan air bersih sudah beberapa kali dilaporkan. Sehingga, dewan akan melakukan evaluasi besar-besaran. 

Salah satu poin yang akan dibahas mengenai peta pipa yang dimiliki PDAM Kota Malang. Termasuk juga berkaitan dengan kondisi masing-masing pipa. Pasalnya, setiap ada permasalahan, penyebab utama selama ini selalu mengarah pada pipa. Sementara sejauh ini, kondisi terkini masing-masing pipa belum pernah disampaikan kepada dewan. "Selama ini kami belum mendapatkan data tersebut," ucapnya.

Lebih jauh Trio menyampaikan, Perumda Tugu Tirta harus bertanggung jawab penuh atas layanan air yang beberapa kali mengalami gangguan. Di antaranya menberikan kompensasi air bersih melalui tangki yang dimiliki. Kemudian segera melakukan perbaikan lebih maksimal terhadap pipa yang selalu mengalami kerusakan.

"Komisi B akan memanggil direktur utama PDAM pada hari Kamis pagi pukul 09.00 di ruang Komisi B untuk menjelaskan permasalahan seringnya terjadi kebocoran pada pipa PDAM," tambah Trio.

Baca Juga : Mokong Keluyuran Malam Hari, Warga Jalani Rapid Test Covid-19 di Tempat

Sementara berkaitan dengan rencana warga untuk melayangkan gugatan, Trio menilai itu adalah hak masyarakat sebagai konsumen PDAM. Dia pun mendukung masyarakat sekaligus penerima manfaat untuk memenuhi haknya, termasuk upaya untuk mengambil langkah hukum. "Kami persilakan masyarakat menggunakan haknya," ucap dia.

Sebelumnya, Perumda Tugu Tirta melalui akun resmi Twitter-nya telah menyampaikan informasi terhadap gangguan layanan tersebut. Hal itu dikarenakan adanya kebocoran pipa PDAM di daerah Tajinan.

 Akibat kebocoran itu, beberapa wilayah bisa mengalami gangguan. Di antaranya kawasan Ki Ageng Gribig, Janti, Jl KH Malik, Jl KH Malik Dalam, Jl Mayjend Sungkono, Jl. Lowokdoro, Jl Satsuit Tubun, Jl Gadang, Jl Selat Malaka, Jl Danau Singkarak, Jl Danau Toba, Jl Selat Bali, Jl Dirgantara, Jl Sentani, Jl. Danau Bratan, hingga Jl Raya Tlogowaru.