Papan yang berdiri di area Pasar Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Papan yang berdiri di area Pasar Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - ‘Lahan Pasar untuk Pasar Rakyat". Kalimat tersebut terpampang jelas di papan depan Pasar Besar Kota Batu. Kalimat itu bertulisan Himpunan Pedagang Pasar (HPP) Kota Batu.

Selain itu, di papan tersebut juga ditambah kalimat "tidak boleh disusupi kepentingan lain". “Maksudnya kepentingan lain yakni pembangunan alun-alun, rest area, hotel, parkiran bus wisata, MCK wisatawan dan mal, dan sebagainya,” kata Sekretaris HPP Arif Setiawan.

Baca Juga : Aksi Tak Terpuji Bule di Bali, Pandemi Covid-19 Malah Party

Tulisan di papan berwarna putih itu dipasang berkaitan dengan rencana revitalisasi Pasar Besar Batu yang terindikasi adanya kepentingan lain. Hal itu membuat para pedagang gundah dan merasa tidak nyaman. 

“Ini kami lakukan supaya pembangunan pasar ini ke depan dibangun dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan tidak digunakan untuk kepentingan lain,” imbuh Arif.

Ya para pedagang pasar menginginkan pembangunan ke depan murni dari APBD Kota Batu. Juga diimbangi dengan kebijakan pemerintah yang berpihak kepada pedagang.

Menurut Arif, para pedagang yang tergabung dalam Himpunan Pedagang Pasar Batu berharap ada kebijakan lain yang mendukung eksistensi usaha mereka. Misalnya adanya aturan yang mendorong ASN dan masyarakat untuk berbelanja di Pasar Besar Batu.

Baca Juga : Aksi Tak Terpuji Bule di Bali, Pandemi Covid-19 Malah Party

“Pedagang pasar mengharapkan agar pembangunan pasar diimbangi dengan kebijakan pemerintah yang berpihak kepada kami,” tutup Arif.