Aktivitas pedagang saat memindahkan barang dagangannya ke lapak Pasar Baru Timur Comboran Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/Malang)
Aktivitas pedagang saat memindahkan barang dagangannya ke lapak Pasar Baru Timur Comboran Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/Malang)

MALANGTIMES - Pedagang besi bekas dan pedagang kaki lima (PKL) Pasar Comboran sudah mulai berbenah. Ya, mulai hari ini (Rabu, 8/1) para pedagang sudah bisa memboyong barang-barang dagangannya ke lapak baru di area dalam.

Dari pantauan MalangTIMES.com, aktivitas sejak pagi ini diisi oleh para pedagang yang lalu lalang membawa barang dagangannya ke area lapak yang disiapkan di kawasan Pasar Baru Timur Comboran.

Baca Juga : Di Jalanan, Senyum-senyum Merekah Menerima Sembako Bantuan UIN Malang

Ada yang membawa secara bertahap. Ada juga yang memakai becak, bahkan pikap untuk membawa barang dagangannya. Tampak juga beberapa pedagang yang masih melakukan pantauan di lapaknya guna melihat penataan barang yang akan ditempatkan. Besi-besi bekas dari mobil atau motor saling diturunkan pedagang.

Salah satu pedagang, Mubarok, mengaku senang dan bersyukur akhirnya bisa menempati bedak baru di area dalam Pasar Comboran. Sebelumnya ia berjualan di kawasan area penampungan saat pembangunan pasar.

"Ini masih bertahap pindahannya. Baru menurunkan barang-barang saja. Sangat bersyukur dan senang sekali bisa pindah kembali ke sini. Tempatnya juga lebih nyaman, lebih enak. Mudah-mudahan lebih ramai lagi rezekinya nanti," ungkapnya.

Pria yang sudah bejualan barang-barang bekas selama kurang lebih 30 tahun tersebut berharap dengan adanya Pasar Comboran yang baru ini, tidak akan ada lagi pedagang nakal yang membuka bedak seenaknya. Sebab, hal itu dianggap akan merugikan.

"Bangunannya kan di sini juga lebih enak ya. Harapan kami, ke depan jangan sampai ada lagi pedagang yang membuka bedak di luar sini. Istilahnya bedak ilegal lah ya karena nanti itu merugikan kami," ucapnya.

Baca Juga : Peduli Warga Terdampak Covid-19, KAHMI Kota Malang Salurkan Bantuan Sembako

Sementara, pengelola Pasar Baru Timur Comboran Malang Agus Sugiarto mengatakan, para pedagang sudah mulai bisa melakukan pemindahan barang-barang hingga akhir Januari 2020 ini. Nantinya, semua aktivitas di pinggir jalan di awal Februari diharapkan sudah bersih tanpa ada pedagang yang masih berjualan.

"Mereka yang sudah terdaftar otomatis sudah bisa pindah. Di sini tidak ada pedagang baru, semuanya pedagang lama. Akhir Januari diharapkan sudah masuk dan jalan sudah bersih. Jadi, per 1 Februari tidak ada lagi yang di jalan," jelasnya.