Monitoring Pasar Comboran, Wawali Pastikan Pedagang Siap Tempati di Akhir Januari 2020

Jan 07, 2020 17:41
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (baju hitam) saat melakukan monitoring ke area dalam Pasar Comboran Timur, Selasa (7/1) (Foto: Humas Pemkot Malang)
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (baju hitam) saat melakukan monitoring ke area dalam Pasar Comboran Timur, Selasa (7/1) (Foto: Humas Pemkot Malang)

MALANGTIMES -  Nasib pedagang Pasar Comboran yang selama kurang lebih tiga tahun dijanjikan kawasan baru untuk berjulan akhirnya menemui titik terang. Meski revitalisasi pembangunan pasar molor, namun Pemerintah Kota (Pemkot Malang) telah memastikan para pedagang siap menempati pasar baru pada akhir Januari 2020 ini.

Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko bahkan secara langsung melakukan monitoring di area Pasar Comboran Timur hari ini (Selasa, 7/1). Hal itu dilakukan untuk memastikan kondisi terkini area pasar telah siap untuk ditempati pedagang.

Di mana, area pasar yang akan menampung 336 pedagang kaki lima (PKL) besi tersebut rencananya secara efektif akan dipindahkan masuk ke area dalam pada tanggal 23 Januari 2020.

"Monitoring dan kehadiran saya di tempat ini untuk memberikan dorongan, support terkait kesiapan masuknya pedagang ke dalam pasar Comboran Timur. Kemudian, ini untuk memastikan semuanya telah disiapkan dengan baik," ungkapnya.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Bung Edi (sapaan akrabnya) memberikan beberapa catatan untuk menyempurnakan bangunan Pasar Comboran Timur itu. Yakni, mengenai fasilitas penunjang seperti kran air dan memastikan aliran air.

"Memang masih da beberapa hal yang masih jadi catatan, tapi saya optimis ini bisa diperbaiki segera. Seperti kran air pada kamar mandi dan memastikan aliran air (hujan) bergerak dengan baik ke dalam saluran maupun bak resapan," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto mengatakan pedagang yang sebelumnya menempati area pinggir Jl Halmahera dan Prof Moch Yamin yang akan menempati lapak Pasar Comboran Timur. Para pedagang juga telah sepakat untuk memulai pindahan ke lapak baru jual beli barang bekas tersebut.

"Semua pedagang sudah sepakat, mereka kami deadline hingga 23 Januari. Tapi akan kami beri kelonggaran maksimal akhir Januari sudah harus pindah menempati lapak baru yang disiapkan," jelasnya.

Topik
MalangBerita MalangPasar Comborannasib penjual di pasar comboranrevitalisasi pasar comborankepala dinas operasiBung Edi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru