Papan peringatan dipasang Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang terhadap iklan yang tak melakukan pembayaran pajak. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Papan peringatan dipasang Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang terhadap iklan yang tak melakukan pembayaran pajak. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Pekan kedua 2020 ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang langsung tancap gas. Sejak awal tahun, lembaga eks BP2D ini melakukan sejumlah tindak tegas pada Wajib Pajak (WP) bandel. Kali ini, petugas pajak bersama tim gabungan Satpol PP Kota Malang menindak reklame tak berizin yang diletakkan di spot khusus Toko AVIA Kota Malang.

Kepala Bapenda Kota Malang, Ade Herawanto menyampaikan, reklame tersebut telah dipasang sejak satu pekan terakhir. Namun pemasang yang disebut adalah PT Gudang Garam belum membuat izin resmi serta membayarkan pajak ke Bapenda sebagaimana aturan yang ada selama ini.

Baca Juga : Bila Covid-19 Terus Merebak, PAD Kabupaten Malang Diprediksi Turun 50 Persen

"Belum kulonuwun, tak izin, tapi sudah dipasang saja kerangkanya," katanya pada wartawan, Senin (6/1/2020).

Dia menjelaskan, pemasang iklan semestinya membayarkan sejumlah pajak sebelum iklan atau reklame terpasang. Sehingga, dia menunggu itikad baik dari pihak pemasang iklan untuk segera mendatangi kantor Bapenda dan mengurus setiap perizinan yang diperlukan.

"Kalau masih bandel akan kami adakan pemeriksaan pajak oleh tim pajak gabungan. Kalau masih bandel lagi langsung kami serahkan ke kejaksaan. Untuk stiker akan terus dipasang sampai ada itikad baik dari pemasang iklan," tegas pria yang akrab disapa Sam Ade itu.

Sementara itu, salah satu manajemen AVIA yang enggan disebutkan namanya menyampaikan jika pemasangan peraga iklan tersebut masih belum lama. Karena pemasangan masih bersifat uji coba dan melalui serangkaian proses evaluasi.

"Terkait kenapa dipasangi peringatan, saya kurang tahu pasti alasannya. Avia hanya menyediakan spot iklan saja," tambahnya. Dia juga menyebut jika pemasang iklan langsung dari Surabaya.

Dia menyampaikan, selama ini AVIA sering menerima klien untuk spot khusus iklan. Namun, memang baru kali ini me dapat tindakan dari Pemerintah Kota Malang. Dia juga mengaku tak tahu mendetail terkait permasalahan yang ada.

Baca Juga : Imbas Covid-19, Jam Pelayanan di Bapenda Kota Malang Diperpendek

"Mungkin berkaitan dengan pajak, tapi untuk mendetail saya kurang tahu," imbuhnya.

Dia menjelaskan selama ini space khusus disediakan AVIA berdasarkan kontrak yang disepakati bersama. Dia juga merasa jika pemasangan space iklan itu banyak membantu proses merawat bangunan AVIA yang masuk kategori Cagar Budaya.

"Saya merasa banyak terbantu dari itu, karena yang sewa juga harus bisa ada kontribusinya. Selama ini kami sudah sediakan space itu sejak lama," pungkas dia.

Sementara itu, dalam pantauan MalangTIMES, pemasangan papan peringatan telah berada tepat di area space iklan AVIA. Total ada dua papan peringatan yang dipasang oleh petugas sejak Senin (6/1/2020) pagi.