Tampak para polisi tengah sujud disemprot water canon. (ist)
Tampak para polisi tengah sujud disemprot water canon. (ist)

MALANGTIMES - Puluhan polisi, hari ini (31/12/2019), tampak bersujud di halaman Polresta Malang Kota. Setelah bersujud, mereka ditembak dengan mobil water canon layaknya membubarkan massa yang tenggah berdemo oleh petugas polisi lainnya.

Baca Juga : Draft Sudah Final, Besok Pemkot Malang Ajukan PSBB

Mata personel yang bersujud itu ada yang memerah. Bahkan hingga ada juga personel yang terkena tembakan mobil water canon sampai tersungkur.

Belum sampai di situ. Meskipun dengan baju yang telah basah kuyub, para polisi itu  kemudian diguyur tepung warna oleh para perwira Polresta Malang Kota. Namun, raut wajah  mereka malah terharu  atas apa yang didapatkan. 

Lalu sebenarnya apa yang terjadi? Apakah mereka tengah mendapatkan hukuman atau sanksi karena melanggar?

Ternyata hal tersebut bukanlah bentuk sanksi kepada para anggota. Sujud dan tembakan water canon itu justru merupakan bentuk syukur mereka karena mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.

Kapolres Malang Kota AKBP Dr Leonardus Sinarmata SIK MH dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakapolresta Malang Kota Kompol  Arie Tristiawan mengatakan, kenaikan pangkat adalah hak dan bentuk penghargaan setiap anggota Polri yang memang telah melakukan tugasnya secara baik dan penuh tanggung jawab.

"Semoga ini menjadi pemacu atau motivasi para personel untuk lebih semangat dalam menjalankan tugas. Makin tinggi pangkatnya, tentu makin besar pula tanggung jawab dan bebannya untuk bisa membimbing dan menjadi teladan para juniornya," paparnya.

Begitu juga anugerah kenaikan pangkat pengabdian setiap menjelang purnatugas. Adanya kenaikan pangkat pengabdian ini tentu diharapkan juga unruk bisa menjadi penyemangat bertugas menjelang masa pensiun.

"Namun seiring dengan tingginya harapan masyarakat atas profesionalisme polisi, maka setiap personel dituntut untuk meningkatkan kemampuan individu agar setiap tindakan yang dilakukan bisa sesuai fungsi dan peran serta dilakukan penuh rasa tanggung jawab," ucap wakapolresta.

Salah satu anggota yang mendapat kenaikan pangkat yakni Kasubag Humas Ipda Ni Made Seruni Marhaeni yang naik pangkat menjadi iptu. Dia mengatakan,  sujud syujur hingga disemprot water canon merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas anugerah kenaikan pangkat.

"Setelah potong tumpeng, langsung ramah tamah, sarapan soto dan pecel. Sederhana ala kadarnya. Tapi tidak mengurangi hikmat acara syukuran. Kebersamaan yan terpenting," bebernya.

Baca Juga : Hari ke 2 Proses Pencarian Pendaki Hilang karena Kesurupan, Puluhan Personel Dikerahkan

Personel Polresta Malang Kota  yang mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi berjumlah  62 orang. Tujuh di antaranya mendapat kenaikan pangkat pengabdian, sembilan orang mendapat kenaikan perwira pertama, dan 46 orang mendapat kenaikan pangkat bintara.

Dari pangkat Iptu ke AKP, terdapat dua orang. Dari pangkat ipda ke iptu terdapat tujuh orang. Dari pangkat aiptu ke ipda, ada tujuh orang. Dari pangkat aipda ke aiptu, terdapat lima orang.

Kemudian, dari pangkat bripka ke aipda ada 12 personel. Dari pangkat brigpol ke bripka terdapat 12 orang. Dan dari bripda ke briptu sebanyak 17 orang.