Wakapolresta Malang Kota, Kompol Arie Tristiawan  saat merilis Toha (baju orange), pelaku curanmor di Polresta Malang Kota(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Wakapolresta Malang Kota, Kompol Arie Tristiawan saat merilis Toha (baju orange), pelaku curanmor di Polresta Malang Kota(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sudah jatuh tertimpa tangga, pepatah itulah yang cocok diberikan kepada Toha warga Jalan Ir H Juanda RT 3 RW 5, Blandongan, Kecematan Bugul Kidul, Pasuruan Kota. Kakinya sudah tertembak,  utang akibat kalah judi bola belum terbayar, kini pria 27 tahun juga tengah berurusan dengan polisi yang bakal mengantarnya ke sel tahanan. 

Toha tertangkap setelah aksinya melakukan pencurian kendaraan bermotor di Jl. Akordion timur, RT 08 / RW 02, Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang terpergok anggota yang tenggah patroli pada Kamis (26/12/2019).

"Pengakuan tersangka, dirinya melakukan pencurian motor memang untuk bayar utang. Namun, aksinya pada saat itu diketahui petugas. Petugas mengetahui ciri-ciri pelaku setelah sebelumnya melihat rekaman CCTV dimana pelaku dua hari sebelumnya melakukan aksi yang sama," tutur Wakapolresra Malang, Kompol Arie Trestiawan. 

Lebih lanjut dijelaskannya, jika utang yang dimiliki pelaku karena memang pelaku seringkali melakukan atau mengikuti judi bola. Namun pada saat pelaku kalah taruhan judi bola, pelaku tidak memiliki uang untuk membayar utang judi bola. Akhirnya pelaku nekat untuk melakukan pencurian kendaraan bermotor.

"Pelaku ini juga merupakan residivis yang baru keluar penjara pada 2017 lalu," jelasnya

Untuk saat ini, petugas juga masih terus melakukan pengejaran terhadap satu rekan pelaku yang berhasil kabur saat pelaku ditangkap. Saat penangkapan, pelaku terpaksa ditembak karena diketahui membawa dua sangkur yang akan digunakan untuk menyerang petugas.

"Beberapa barang bukti yang diamankan, 
2 buah pisau sangkur, 2 buah gagang kunci T, 4 buah anak mata kunci T, 1 buah kunci magnet, 7 buah kunci duplikat, 1 buah helm model retro warna coklat, 1 buah tas slempang warna coklat merk supreme dan1 sepeda motor Vario," paparnya

Sementara itu, pelaku terancam pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman hukuman lima tahun penjara.