Sosialisasi Pilkada 2020 yang digelar KPU Kota Blitar bersama GMNI.(Foto : Team BlitarTIMES)
Sosialisasi Pilkada 2020 yang digelar KPU Kota Blitar bersama GMNI.(Foto : Team BlitarTIMES)

MALANGTIMES - KPU Kota Blitar bersinergi dengan GMNI Kota Blitar menggelar Sosialisasi Tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar 2020. Bertempat di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Blitar, sosialisasi dihadiri puluhan mahasiswa Kota Blitar yang tersebar di beberapa Kampus seperti Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar, Universitas Nahdlotul Ulama (UNU) Blitar, dan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Putra Sang Fajar. Dalam acara tersebut turut hadir dua komisioner KPU Kota Blitar Divisi Hukum dan Pengawasan, Edy Saputra serta Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Rangga Bisma Aditya.

Dalam sambutan pembukaannya, Ketua GMNI Kota Blitar, Krisna Herbi Pamungkas menyatakan bahwa sudah saatnya pemuda dan mahasiswa Kota Blitar harus berpartisipasi aktif dalam proses penyelenggaraan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Blitar.  “Karena sebagai agen of change, kita tidak bisa hanya diam saja. Mari ciptakan perubahan tersebut dengan kita berperan aktif dalam prosesnya,” ungkap Herbi.

Baca Juga : FIFGROUP Raih Penghargaan Indonesia Sales Marketing Award di Economic Review

Pemuda yang juga merupakan mahasiswa Unisba Jurusan Teknik Informasi tersebut menambahkan, jika GMNI siap mengawal jalannya Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar agar berlangsung Demokratis dan Luber Jurdil. "Kami siap all out membantu kelancaran Pilkada Kota Blitar,” tandasnya.

Sementara itu Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Rangga Bisma Aditya mengamini pernyataan Ketua GMNI Periode 2018-2020 tersebut. Di kesempatan ini Rangga mengajak pemuda dan mahasiswa yang ber-KTP Kota Blitar untuk bergabung dengan KPU Kota Blitar sebagai penyelenggara di tingkat kecamatan (PPK), kelurahan (PPS) hingga TPS (KPPS).

“Kami mengajak kawan-kawan sekalian untuk bergabung jika nanti KPU Kota Blitar sudah membuka rekruitmen PPK yang akan dijadwalkan pada tanggal 15 Januari 2020 hingga 14 Februari 2020,” jelas Rangga.

Baca Juga : Pesantren di Jatim Bakal Dapat Rp 50 Juta, Pemprov Seriusi Program One Pesantren One Product

Rangga dalam paparan materinya juga mengimbau pada organisasi pemuda dan mahasiswa seperti Karang Taruna, HMI, PMII, Ansor, Fatayat, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Pancasila, serta organisasi lainnya, untuk terlibat sebagai penyelenggara di tingkat kecamatan. Tentunya dengan syarat harus lolos seleksi dan kualifikasi yang telah ditentukan oleh peraturan-perundangan.(*)