Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Atasi Masalah Minyak Jelantah, Siswa SMP PGRI Desa Paras Temukan Mesin Penjernih

Penulis : Syahrul - Editor : Nurlayla Ratri

26 - Dec - 2019, 19:51

Placeholder
Siswa SMP PGRI Desa Paras Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang

MALANGTIMES - Para Siswa SMP PGRI Desa Paras Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang, menorehkan prestasi yang cukup membanggakan. Ketika masyarakat masih cenderung kebingungan dengan limbah minyak jelantah yang terus menumpuk, mereka berhasil membuat sebuah  mesin penjernih minyak jelantah yang cukup simple.

Banyak masyarakat yang berharap bahwa mesin oil refined machine karya smp pgri ini, nantinya akan menjadi salah satu solusi alternatif mengatasi masalah minyak jelantah.  

Baca Juga : Belajar dari Rumah Lewat TVRI Mulai Hari Ini, Intip Jadwalnya Yuk!

Penemuan yang menjadi buah bibir di kalangan masyarakat setempat ini  dirancang secara bersama sama dari 45 siswa menjadi 5 kelompok, dan semua ini tak lepas dari Program Bimbingan Belajar yaitu cv. Techad atau  MadrasahTechad.sch.id  yang terletak di Desa Paras, Karangnongko, Poncokusumo, kabupaten Malang, sebagai Aktivitas rancang bangun pembuatan teknologi manufaktur,  

Ini adalah lokasi pertama yang nantinya diharapkan ada cabang-cabang lain di berbagai daerah yang berbeda prioritas kami adalah sekolah di pedesaan " kata Pak.kusnadi selaku manager cv. techad

Dalam menjalankan programnya, cv. Techad akan membangun kolaborasi dengan sekolah atau kelompok belajar yang berada di Malang dan sekitarnya. Oleh karena itu, cv. techad ini bukan merupakan tempat belajar formal, melainkan non-formal.

Artinya, cv. techad hanya akan memberikan pelatihan terhadap dunia teknologi tersebut dan tidak akan mengajarkan hal lain. Oleh karena itu, cv. techad cenderung bergerak untuk menjalin kerja sama pada sekolah yang sekiranya membutuhkan media penunjang pengenalan teknologi.

Disadari atau tidak, cukup banyak sekolah yang kekurangan media untuk pengajaran dunia teknologi. Hal inilah yang membuat sekolah-sekolah di Indonesia cukup ketinggalan dengan sekolah di negara lainnya.

  Apa yang dilakukan oleh siswa SMP PGRI tersebut adalah sebuah awal langkah maju dalam bidang teknologi. Pembuatan mesin tersebut membuat namanya dikenal orang banyak dan mendapatkan berbagai apresiasi dari pihak terkait. Diharapkan, keberhasilan ini bisa memicu siswa lainnya untuk berkarya dan menjadi inovator di kalangan masyarakat.  

Baca Juga : Siswa yang Tak Punya Akses Internet Mulai Senin Belajar Lewat TVRI

Kehadiran Bimbel cv. Techad ini bukan tanpa alasan dan tanpa urgensi apapun. Hadirnya Program ini sebagai bentuk usaha mengenalkan teknologi pada anak sejak dini adalah inspirasi dari program Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia yang baru.

Untuk menghadapi persaingan global yang semakin tinggi, Nadiem Makariem memberikan instruksi pada sekolah-sekolah untuk memasukkan pengenalan teknologi sebagai salah satu mata pelajaran yang diajarkan. Instruksi ini cukup tepat untuk membiasakan para siswa bergelut dengan hal teknologi sejak dini. Namun, masalahnya, tidak setiap sekolah memiliki akses pada teknologi yang lengkap.

Sumber Informasi www.MadrasahTechad.sch.id


Topik

Pendidikan Masalah-Minyak-Jelantah SMP-PGRI-Desa-Paras mesin-penjernih-minyak



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Syahrul

Editor

Nurlayla Ratri