Ketua DPRD Kabupaten Malang, Hari Sasongko. (Foto: Hilmy/malangtimes)
Ketua DPRD Kabupaten Malang, Hari Sasongko. (Foto: Hilmy/malangtimes)

MALANGTIMES - Sidang paripurna yang diselenggarakan di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Malang, Senin (5/10/2015) menhesahkan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Yakni Raperda perlindungan lansia kemudian perlindungan pohon dan taman. Dua Raperda lain yang disahkan yaitu, Raperda Kearsipan dan Perpustakaan. 

Bupati Malang, Rendra Kresna yang hadir dalam sidang tersebut kepada MALANGTIMES (TIMES INDONESIA NETWORK) mengungkapkan bahwa semua Raperda sangat penting, tidak hanya empat Raperda yang disahkan tersebut. 

Baca Juga : Peduli Covid-19, Hawai Grup Sumbang Ratusan APD ke Pemkot Malang

"Semua Raperda penting, yang tren kearsipan dan perpustakaan, kalau negara dan daerah ingin maju masyarakatnya harus gemar membaca," kata Rendra. 

Ia berharap dengan Raperda yang akan menjadi Perda (Peraturan Daerah) mendatang tumbuh Perpustakaan di Desa-desa, yang mana Pemerintah akan mendukung dengan penyediaan buku-buku.

Kemudian terkait dengan Raperda lansia ia berharap nantinya diwujudkan dalam bentuk pelatihan-pelatihan mengingat lansia juga memiliki pengalaman yang banyak, dan ia kurang setuju apabila diwujudkan dalam bentuk panti jompo.

"Lansia kan hanya umur, tapi pengalamannya dapat menjadi masukan-masukan yang baik, dan sudah ada anggaran untuk lansia juga hibah dari Pemkab," imbuhnya. 

Baca Juga : Viral Surat Stafsus Jokowi untuk Camat, Dicoreti Bak Skripsi hingga Berujung Minta Maaf

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Malang, Hari Sasongko, menganggap adanya empat Raperda tersebut sangat dibutuhkan. Meskipun begitu, masih tersisa delapan Raperda lain untuk disidangkan.

"Selanjutnya, akan ada uji publik dan sosialisasi kepada masyarakat khususnya dari dinas terkait, setelah itu baru penerapan peraturan," katA politisi PDI Perjuangan ini. (*)