Wali Kota batu Dewanti Rumpoko (tiga dari kanan) bersama Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso (empat dari kanan) saat memencet tombol di-launching-nya aplikasi  Among Abdi Praja di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kamis (19/12/2019) malam (Foto: Humas Pemkot Batu)
Wali Kota batu Dewanti Rumpoko (tiga dari kanan) bersama Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso (empat dari kanan) saat memencet tombol di-launching-nya aplikasi Among Abdi Praja di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kamis (19/12/2019) malam (Foto: Humas Pemkot Batu)

MALANGTIMES - Untuk memberi kemudahan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Batu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batu melakukan terobosan baru. Terobosan itu melalui launching aplikasi digital Among Abdi Praja  di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kamis (19/12/2019) malam.

Aplikasi Among Abdi Praja berbasis android, yang bisa diunduh dalam Google Playstore. Setelah diunduh, ASN bisa login menggunakan NIP (nomor induk pegawai) dan password yang telah terdaftar.

Kepala BKPSDM Kota Batu Siswanto mengatakan, hadirnya aplikasi ini untuk memberikan kemudahan layanan dan mempercepat proses kepegawaian. Mulai dari aktivitas ASN, presensi, data ASN, dan info kepegawaian.

“Karena saat ini berada dala rea digitalisasi yang semakin berkembang, kita harus memanfaatkan itu untuk mempermudah ASN di lingkungan Pemkot Batu,” ucap Siswanto.

Sementara itu,  Kepala BKD Jatim Anom Surahno menambahkan, aplikasi itu merupakan proses perubahan dan percepatan pelayanan ASN, khsusunya di lingkungan Pemkot Batu.

"Kota Batu menjadi percontohan pemanfaatan teknologi informasi. Saya harus meniru Kota Batu. Ini menjadi inspirasi dan saya sangat apresiatif. Selamat kepada Kota Batu dan wali kota yang memberikan support. Saya kira akan menjadi daya dorong bagi provinsi dan kota yang lain,” ungkap  Anom.

Apresiasi juga diucapkan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. “Bisa membantu terutama dinas teknis, misalnya Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD, ketika ada bencana tidak mungkin menyempatkan untuk absen," ujar Dewanti.