Traffic Mobile Tenaga Surya Dishub Kota Malang (Foto: Istimewa)
Traffic Mobile Tenaga Surya Dishub Kota Malang (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Kondisi mati listrik di suatu wilayah tak ayal menyebabkan lampu pengatur lalu lintas ikut mati alias tak berfungsi. Keadaan tersebut kerap membuat pengendara saling serobot dalam berkendara.

Alhasil, petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) yang turun tangan mengatur jalannya lalu lintas terkadang kewalahan dalam menertibkan pengendara.

Namun, kini di Kota Malang punya terobosan baru untuk mengatasi permasalahan saat mati lampu, atau saat traffic light mengalami kerusakan.

Dishub Kota Malang mulai menerapkan Traffic Mobile Tenaga Surya. Mobil ini akan siap mejeng di berbagai perlintasan kota yang padat kendaraan saat lampu lalu lintas mati.

Kepala Dishub Kota Malang Handi Priyanto mengatakan saat ini Traffic Mobile Tenaga Surya yang dimiliki Kota Malang tersebut satu-satunya se-Jawa Timur. Sama seperti bentuk lampu lalu lintas pada umumnya, tetapi traffic light tenaga surya ini diletakkan di atas mobil.

"Itu satu-satunya se-Jatim, dan sudah langsung bisa digunakan kapanpun kalau ada traffic light yang mati atau trouble atau mati listrik dari PLN itu kita fungsikan jadi nggak dengan manual lagi," ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini Dishub baru memiliki satu buah Traffic Mobile Tenaga Surya yang dibeli dari Yogyakarta senilai Rp 150 juta. Dengan keberadaan lampu tersebut, pengaturan lalu lintas di Kota Malang akan lebih fleksibel saat keadaan darurat.

"Dari pada ngatur manual (petugas kepolisian atau Dishub) kan capek tuh, lha pakai itu lebih cepat. Sembari menunggu perbaikan lampu lalu lintas yang sedang rusak," imbuhnya.

Tak hanya saat lampu lalu lintas mati saja, Traffic Mobile Tenaga Surya ini juga bakal difungsikan untuk rekayasa lalin (lalu lintas) di beberapa titik yang padat kendaraan. Sehingga, tugas pihak kepolisian ataupun Dishub akan lebih dipermudah.

"Desember ini sudah mulai kita jalankan. Kalau ada rekayasa lalu lintas juga untuk menopang rekayasa kita pakai itu. Lebih mempermudah petugas," pungkasnya.