Jajaran Forkopimda saat melalukan pemusnahan miras di Alun-Alun Kota Malang, Kamis (19/12) (Arifina Cahyanti Firdausi/ MalangTIMES)
Jajaran Forkopimda saat melalukan pemusnahan miras di Alun-Alun Kota Malang, Kamis (19/12) (Arifina Cahyanti Firdausi/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019-2020 Polresta Malang Kota memusnahkan ribuan minuman keras (Miras). Ribuan botol minuman keras tersebut merupakan hasil razia petugas kepolisian dalam tiga bulan terakhir ini.
 


Total ada 3.717 botol miras yang dimusnahkan. Wali Kota Malang Sutiaji memimpin pemusnahan tersebut dengan memecahkan botol-botol berbagai merek yang dilakukan usai Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2019 di Alun-Alun Kota Malang, Kamis (19/12) bersama unsur Forkopimda lainnya.

Selain miras terdapat juga Pil Doble L dengan total sebanyak 93.400 butir yang ikut dimusnahkan dengan dibakar, serta ganja kering seberat 500 gram.
 


"Semua yang dimusnahkan kali ini adalah hasil dari giat kami selama tiga bulan terakhir dan sudah kita mintakan penetapannya di pengadilan," ujar Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Harapantua Simarmata Permata.

Tak hanya itu, dalam temuan selama tiga bulan terakhir ini kepolisian juga turut memusnahkan sejumlah knalpot brong. Pemusnahan semua barang-barang bukti tersebut sebagai salah satu bentuk komitmen dalam menekan peredaran miras wilayah Kota Malang.
 


Apalagi saat malam tahun baru, hal ini juga sebagai bentuk peringatan untuk antisipasi masyarakat agar tak melakukan pesta miras, yang bisa berpengaruh ke berbagai hal negatif itu. Pihaknya juga mengimbau masyarakat Kota Malang untuk menjalani malam Natal dan Tahun Baru dengan khidmat dan tetap kondusif.

"Kami mengimbau khususnya di pergantian malam Tahun Baru untuk masyarakat nanti tidak usah konvoi. Silahkan nanti berada di rumah sambil melakukan ibadah, mungkin pengajian atau doa bersama dan yang lainnya. Untuk mengurangi kepadatan di tengah kota. Kalau kita temui ada pemakaian knalpot brong, akan kita tindak," pungkasnya.