Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang Wahyu Setianto (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang Wahyu Setianto (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Proses revitalisasi Pasar Loak Comboran segera selesai. Proyek yang molor dari pengerjaan sebelumnya sekitar hampir tiga tahun itu kini sudah tinggal penyelesaian tahap akhir.
 

Sekitar 180 pedagang yang menempati lapak buatan saat pengerjaan renovasi pasar juga dipastikan sudah bisa menempati bangunan pasar yang direhab total itu pada awal 2020 mendatang.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang Wahyu Setianto menyatakan, terkait penyelesaian bangunan itu, pihaknya sudah mengumpulkan pedagang di Pasar Loak Comboran untuk mempersiapkan penindahan tempat ke area pasar.  "Ini kan sudah kami kumpulkan (para pedagang). Insya Allah paling lambat awal-awal Januari 2020 itu sudah mulai (ditempati pedagang)," ujarnya.

Wahyu menjelaskan, memang pengerjaan Pasar Loak Comboran telah molor dari target. Apalagi selama tiga tahun terakhir ini, para pedagang masih menempati area tepi Jalan Halmahera untuk terus berdagang.

Dinas Perdagangan juga tak menampik bahwa molornya pembangunan pasar kerap menimbulkan keluhan dari masyarakat dan pengguna jalan di Kota Malang. Sebab, pengerjaan pembangunan yang tak kunjung usai itu menyebabkan kemacetan parah di area jalan wilayah tersebut.

"Tidak enak kami dikomplain terus sama pedagang, sama pengguna jalan juga. Ya memang itu hak mereka. Selama ini kan janji awal, dua tahun selesai. Ternyata mbeleset (molor dari target)," ucap Wahyu.