Lewat Kegiatan Ini, Unikama Dorong Penyesuaian Pendidikan dan Pembelajaran Sesuai Era Revolusi Industri 4.0

Dec 17, 2019 20:25
Seminar nasional pendidikan dan pembelajaran bagi guru dan dosen 2019 di Unikama (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Seminar nasional pendidikan dan pembelajaran bagi guru dan dosen 2019 di Unikama (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar seminar nasional pendidikan dan pembelajaran bagi guru dan dosen 2019. Dalam seminar tersebut diambil tema Pendidikan Pada Era Revolusi Industri 4.0 Untuk Pembangunan Berkelanjutan. 

Wakil Dekan FIP Rina Wijayanti M.Psi yang sekaligus Ketua Pelaksana seminar menjelaskan, jika kegiatan ini dilandasi perkembangan Era Revolusi Industri 4.0 perlu adanya proses pendidikan dan pembelajaran yang menarik dan menyesuaikan pada era yang berkembang.

Baca Juga : Jawab Kegelisahan Pemilik Rental Mobil, Tim Mahasiswa UB Bikin Aplikasi CRESECH

"Ini juga tantangan besar bagi guru. Perlu mengubah acara mendidik dan belajar mengajar karena bila nanti tak segera bersiap melakukam perubahan, tentu akan sulit mengejar perubahan itu," jelasnya

Lebih lanjut ia menjelaskan, jika dalam proses perubahan metode pembelajaran, juga bukanlah hal mudah. Terlebih lagi di tengah tuntutan perkembangan yang memerlukan kreativitas dan inovasi.

"Pembelajaran era saat ini harus kreatif dan inovatif. Guru mengajar tidak hanya mengacu pada pedoman dan acuan yang monoton, seperti ceramah terus. Namun hal itu bukan harus dihilangkan, namun mungkin harus dikurangi perannya. Karena hal itu tidak akan membuat anak didik bisa memiliki skill atau ketrampilan sesuai dengan Era Revolusi Industri 4.0," paparnya

Untuk era Revolusi 4.0, perlu disiapkan anak didik yang memiliki pemikiran antisipatif, kritis, analitis kreatif dalam memecahkan masalah, penuh kreasi dan memikili karakter untuk menghadapi hal baru yang tidak terduga.

"Nantinya karakter akan membekali peserta didik untuk bisa hidup dalam zaman yang penuh kompleksitas dan ketidakpastian namun bersamaan dengan suatu masa yang penuh dengan kesempatan. Sementara harapannya publikasi dalam artikel prosiding online yang terindek dengan google scholar," ungkapnya

Salah satu pemateri dalam seminar, Profesor Siti Irene Tuti Dwiningrum M.Si dari Universitas Negeri Yogjakarta memberikan materi mengenai penguatan Resiliensi bagi sekolah dan guru untuk pendidikan di era revolusi industei 4.0.

Baca Juga : Solusi Bertani di Lahan Sempit, Mahasiswa Unikama Ciptakan Smart Farming

Dalam penjelasan pada slide yang ia tampilkan, Resiliensi merupakan proses mengembangkan kapasitas untuk bertahan dalam menghadapi tantangan fisik, sosial dan emosional. Dan pada sebuah sekolah, sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan era revolusi industri 4.0.

"Kalau ada guru, mahasiswa, kemudian ada sebuah kebijakan atau aturan ganti malah malas nggak masuk, nah itu nggak resilience," Pungkasnya. 

Sementara itu, dalam seminar tersebut, diikuti oleh 325 an peserta yang berasal dari berbagai kalangan seperti mahasiswa, dosen maupun guru. Para peserta tak hanya berasal dari Malang Raya, melainkan banyak berasal dari daerah lain seperti Makasar, Yogjakarta, Kalimantan, Surabaya, dan Kendari. 

Topik
Universitas Kanjuruhan MalangRevolusi industri 4.0seminar nasional pendidikan dan pembelajaran

Berita Lainnya

Berita

Terbaru