Sudah Terpasang, ITS Sawojajar dan Dua Titik Lainnya Masih Belum Aktif

Dec 17, 2019 15:23
Traffic Light yang dilengkapi teknologi ITS (inteligent transport system) terpasang di pertigaan kawasan Sawojajar. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Traffic Light yang dilengkapi teknologi ITS (inteligent transport system) terpasang di pertigaan kawasan Sawojajar. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Perangkat sistem pengaturan lalu lintas atau traffic light yang dilengkapi teknologi ITS (inteligent  transport system) sebagai salah upaya mengatasi kemacetan di Kota Malang sudah terpasang di beberapa titik. Terbaru, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memasang ITS di tiga titik berbeda, yaitu lertigaan Sawojajar, pertigaan Polehan, dan perempatan Denpom. Namun meski terpasang, ke tiganya belum dapat dioperasikan.

Kepala Dishub Kota Malang Handi Priyanto menyampaikan, pemasangan ITS di tiga titik tersebut dilakukan belum lama ini. Pemilihan tiga titik itu lantaran sering terjadi kemacetan  parah di jam-jam sibuk. Dengan pemasangan ITS, diharapkan kemacetan bisa terurai dengan baik.

Baca Juga : Cegah Laka Maut, Polisi Bentuk Tim Khusus Pantau dan Inventarisir Jalan Berlubang

"Karena ITS ini kan punya teknologi khusus untuk memantau arus kendaraan. Ketika kendaraan menumpuk, maka jeda lampu hijau akan lebih lama. Hal ini herbeda dengan traffic light manual yang sudah diatur jeda waktunya," kata Handi.

Handi menjelaskan, saat ini ketiga ITS yang terpasang memang belum berfungsi. Lantaran untuk bisa berfungsi maksimal, ketiganya harus sudah dalam kondisi siap. Sebab, ITS sistemnya adalah terhubung dengan ITS lain yang saling berdekatan.

"Kan satu dengan lainnya terhubung. Kalau difungsikan salah satunya saja, pasti akan mengakibatkan macet lebih parah. Apalagi kan sekarang Jembatan Muharto masih ditutup, nanti terkena dampaknya," jelas dia.

Lebih jauh Handi menyatakan, ITS yang dilengkapi dengan teknologi inframerah tersebut dapat menghitung jumlah kendaraan yang mengantre. Sistem tersebut dilengkapi dengan kabel optik khusus yang terhubung hingga kantor Dishub. Sehingga biaya yang dikeluarkan untuk tiga TL baru dengan sistem ITS tersebut terbilang besar, yaitu Rp 3,8 miliar.

Sebelumnya, pemasangan kabel khusus tersebut telah dilakukan Dishub secara berkala sejak 2016. Di mana kabel dipasang dengan penyangga atau tiang tersendiri. Pemasangan di mulai dari kawasan kantor Dishub Kota Malang menuju pertigaan Masjid Sabilillah hingga kawasan Kaliurang. "ITS ini sangat bermanfaat untuk mengurai kemacetan," tambahnya.

Baca Juga : Operasional Exit Tol Madyopuro Sulit Terwujud Akhir Maret Ini, Apa Sebabnya?

Sementara itu, berdasarkan pantauan MalamgTIMES, TL ITS di kawasan pertigaan Sawojajar telah terpasang. Namun memang belum difungsikan dan hanya berkedip warna kuning saja. Sementara beberapa petugas Dishub dan polisi cepek tampak mengatur lalu lintas kawasan Sawojajar yang mengalami kemacetan cukup padat pada Selasa (17/12/2019) siang.

 

Topik
MalangBerita MalangTraffic Lightinteligent transport systemITS SawojajarDishub Kota Malangkemacetan di kota malangKepala Dishub Kota Malang Handi Priyanto

Berita Lainnya

Berita

Terbaru