Kondisi jalan berlubang di Jalan Madyopuro, Kota Malang. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Kondisi jalan berlubang di Jalan Madyopuro, Kota Malang. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Kondisi Jalan  Madyopuro kembali mengalami kerusakan. Warga setempat dan para pengendara yang melalui jalur perbatasan Kota Malang dan Kabupaten Malang itu pun  mengeluh dan berharap agar segera ada pembenahan.

Warga Cemorokandang sekaligus pengguna jalan, Endang, menyampaikan bahwa kondisi jalan berlubang di kawasan  Madyopuro sudah terjadi sejak beberapa minggu terakhir. Kerusakan paling parah ada di  depan SMKN 9 Kota Malang hingga kawasan perbatasan Kota Malang dan Kabupaten Malang.

"Bolong-bolong jalannya, Mbak. Itu yang dekat tempat pembuangan sementara (TPS) dalam banget bolongnya. Minggu lalu sempat ditutup warga dengan tanah. Tapi ya gitu, kegerus hujan, jadi bolongnya parah lagi," katanya, Selasa (17/12/2019).

Dia pun berharap agar pembenahan jalan berlubang dan rusak segera dilakukan. Terlebih saat ini sudah memasuki musim penghujan. Saat hujan, maka genangan akan menutup lubang dan pengendara tidak dapat mengukur kedalaman lubang yang tertutup air.

"Apalagi kalau musim hujan seperti sekarang dan berkendaranya malam hari. Itu sangat mengkhawatirkan," imbuh Endang.

Sementara itu, Camat Kedungkandang Ahmad Mabrur  yang dikonfirmasi terpisah menyampaikan bahwa jalan rusak di kawasan Cemorokandang tersebut sudah dilaporkan. Perbaikan diusulkan dalam Musrenbang 2019 untuk pengerjaan di 2020. "Salah satu yang diusulkan termasuk Jalan Madyopuro," tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Kota Malang Hadi Santoso menyampaikan  jalan rusak di kawasan Cemorokandang tersebut telah dimonitor. Tahun depan pembenahan jalan akan dilakukan sesuai dengan perencanaan.

"Di sana sempat saluran irigasinya yang bermasalah. Lalu sudah dibenahi pada dua sisinya," terang pria yang akrab disapa Sony itu.

Sementara itu, berdasarkan pantauan MalangTIMES, kawasan jalan rusak di Jalan Madyopuro tersebut cukup parah. Jalan berlubang berada di perbatasan Kota Malang dan Kabupaten Malang hingga sesudah jembatan layang tol Malang-Pandaan. Kerusakan parah juga terlihat di  pertigaan masjid Madyopuro. Akibat jalan yang rusak, kawasan tersebut juga sering terjadi kemacetan. Sebab, kendaraan bergantian melalui jalur yang masih bisa dilewati.