Empat tahanan kabur yang tertangkap kembali (ist)
Empat tahanan kabur yang tertangkap kembali (ist)

MALANGTIMES - 4 tahanan Polresta Malang Kota yang kabur pada Senin, 9 Desember 2019, saat ini telah tertangkap. Mereka yakni, Sokib yulianto, Nur Cholis, Andrian dan Bayu Prasetyo. Mereka tertangkap dengan dihadiahi timah panas pada masing-masing kakinya.

Empat tahanan tersebut kemudian langsung dikonfrontasi Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Sinarmata perihal motif-motif dan juga perihal asal muasal gergaji yang digunakan untuk menggergaji.

Baca Juga : Edarkan Sabu di Tengah Pandemi Covid-19, Pengedar Asal Malang Dicokok Polisi Blitar

Saat dikonfrontasi kepada masing-masing tahanan, terdapat perbedaan pengakuan keterangan asal-muasal gergaji yang digunakan oleh Sokib untuk menggergaji.

Keterangan dari Sokib, jika gergaji tersebut ia dapatkan dari tukang bangunan yang memperbaiki pipa. Saat itu, gergaji tersebut memang sengaja dicuri oleh Sokib.

Sementara keterangan dari Andrian, jika info yang ia dapat, gergaji yang didapatkan Sokib berasal dari pembesuk. Namun dalam keterangan kali ini Andrian mengaku jika info tersebut masih simpang siur.

Sedangkan pengakuan Nur Cholis, ia mengaku tidak mengetahui dari mana asal muasal gergaji tersebut didapatkan. Dan pengakuan Bayu, juga senada dengan apa yang dikatakan Sokib. Gergaji tersebut menurut info yang ia ketahui didapatkan dari tukang bangunan yang sedang bekerja di Polresta Malang.

"Nah pengakuan pelaku ini setelah kami konfrontasi memang berbeda. Di sini kami akan lakukan pendalaman lagi. Saat ini kami masih konsentrasi pada para pelaku," jelas Leo, sapaan akrab Kapolresta Malang Kota.  

Sebelumnya, empat tahanan Polresta Malang yang kabur, telah ditangkap. Yang pertama polisi menangkap Andrian di kawasan Jodipan pada (10/11/2019). Ia kabur karena ingin menghadiri pernikahan anaknya.

Baca Juga : Di Tengah Pandemi Covid 19, Pelaku Curnamor Makin Liar, Sehari Dua Motor Digasak

Kemudian, pada 11 Desember 2019, polisi menangkap Sokib di kawasan Mojoroto, Kota Kediri. Sokib kabur beralasan ingin menemui anaknya yang ada di pondok pesantren.

Pada 12 Desember 2019, tahanan kabur ketiga, yakni Nur Cholis berhasil ditangkap di kawasan Kedungkandang. Saat itu, ia bersembunyi di sebuah rumah kosong. Dari tangan Nur Cholis, petugas juga mengamankan dua sikat gigi yang dimodifikasi menjadi senjata tajam.

Dan tahanan terakhir yang ditangkap adalah Bayu Prasetyo. Bayu ditangkap petugas di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah setelah petugas berhasil mendeteksi keberadaannya. Saat itu ia ditangkap di depan sebuah hotel. Saat ditanya motivasi Bayu kabur karena hanya ikut-ikutan saja.