Produk Kelapa sawit yang direncanakan akan dikembangkan di Malang Swlatan (katadata)
Produk Kelapa sawit yang direncanakan akan dikembangkan di Malang Swlatan (katadata)

MALANGTIMES - Faktor demografis membuat wilayah Kabupaten Malang sejak lama dikenal dengan kesuburan tanahnya. Kelapa sawit pun tumbuh, terutama di kawasan Malang Selatan, walaupun tak sebanyak komoditi lainnya.

Baca Juga : Warga Terdampak Covid-19 di Kabupaten Malang, Bakal Dapat Pasokan Makanan Dapur Keliling

Hal ini yang terpantau oleh pemerintah pusat saat menawarkan kepada Pemkab Malang untuk menjadi wilayah budidaya kelapa sawit. Gayung bersambut, Pemkab Malang pun telah memiliki rencana terkait pengembangan wilayah Malang Selatan untuk jadi sentra kelapa sawit. 

Bupati Malang Sanusi menyampaikan bahwa pihaknya memang bersiap untuk pengembangan komoditas kelapa sawit. "Melalui agroklimat (ilmu yang mempelajari interaksi antara ilmu klimatologi dan ilmu pertanian untuk mengetahui pengaruh cuaca dan manfaat pengaruh-pengaruh tersebut untuk usaha pertanian, red) Malang Selatan sesuai untuk pengembangan budidaya kelapa sawit. Jadi saat ada tawaran pemerintah pusat, saya bersedia," ucap Sanusi, Minggu (15/12/2019).

Kesedian untuk menjadi sentra kelapa sawit juga didasarkan rencana lama Pemkab Malang terkait adanya rencana pengembangan energi olahan dari kelapa sawit. Misalnya, pengolahan bahan bakar nabati atau biofuel berbasis kelapa sawit. Bahkan, pihak investor dari Perancis siap untuk mendirikan pabrik di Malang Selatan.

"Untuk lahan pun kita tengah siapkan lahannya seluas 60 hektar (ha) untuk rencana pengembangan komoditi kelapa sawit di Malang Selatan," ujarnya.

Bila berjalan sesuai rencana, maka Kabupaten Malang pun akan menjadi bagian dari sentra kelapa sawit. Pemkab Malang optimis, bahwa rencana pengembangan kelapa sawit, bila berjalan akan mendongkrak taraf kesejahteraan masyarakat di Malang Selatan.

Baca Juga : Dinsos-P3AP2KB Salurkan Bantuan bagi 1.666 Warga Miskin

"Harapan besar kita ini bisa berjalan baik sesuai harapan kita bersama. Untuk menguatkan rencana ini saya akan instruksikan pihak terkait melakukan study banding terkait hal itu," ujar Sanusi.

Rencananya, Sanusi akan memberangkatkan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) untuk melakukan study banding ke sentra penghasil kelapa sawit.

"Secepatnya nanti lakukan study banding. Baik itu di Sumatera, Kalimantan atau Sulawesi. Bila diperlukan juga, selain dinas terkait juga bisa diajak perwakilan kelompok tani kelapa sawit," tandasnya.