Ruang kelas 5 SDN Keting 2 Jombang yang ambruk diberi police line (foto : ulum / Jatim TIMES)
Ruang kelas 5 SDN Keting 2 Jombang yang ambruk diberi police line (foto : ulum / Jatim TIMES)

MALANGTIMES - Proyek pembangunan di Jember kembali disorot. Pasalnya, bangunan SD Negeri Keting 02 Kecamatan Jombang, Jember ambruk pada Sabtu (14/12/2019) pagi. Padahal bangunan tersebut tinggal menempati dan hanya menunggu serah terima dari kontraktor.

Meski pembangunan rampung, tetapi belum digunakan dalam kegiatan sekolah. “Beruntung saat kejadian siswa tidak di dalam kelas, mereka sedang latihan upacara. Kami kaget saat roboh, padahal baru dibangun dan akan ditempati belajar, tinggal nunggu penyerahan dari pihak kontraktor,” ujar  Satram, Plt. Kepala Sekolah SD N Keting 2.

Baca Juga : Hari Ini, Pemkot Malang Luncurkan Bansos Tahap Awal bagi Warga Terdampak Covid-19

Sementara Sutomo warga sekitar yang mengetahui kejadian ini mengatakan, bahwa pihaknya mendengar suara keras pada pukul 07.00 WIB, dan beberapa murid terlihat berlarian. “Tadi jam 7 mas robohnya, suaranya keras, anak-anak berlarian dan menangis,” ujar Sutomo.

Tidak hanya itu, ambruknya bangunan yang dikerjakan oleh kontraktor CV. Ace Mitra Utama juga membuat panik orang tua yang mengantar anaknya ke sekolah, beberapa siswa juga terlihat shock. “Saya takut om,” ujar salah satu siswi sambil memeluk ibunya.

Akibat dari kejadian ini, pihak Polsek Jombang langsung mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihak Polsek juga memasang Police Line di ruang kelas yang ambruk. (*)