Kondisi bangunan portal Bendungan Lahor yang rusak parah akibat tertimpa pohon tumbang saat diterjang musibah angin kencang (Foto : Istimewa)
Kondisi bangunan portal Bendungan Lahor yang rusak parah akibat tertimpa pohon tumbang saat diterjang musibah angin kencang (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Akses lalu lintas menuju kawasan Bendungan Lahor, Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung lumpuh total, Kamis (12/12/2019) sore. Hal itu dikarenakan adanya musibah angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang.

Kapolsek Sumberpucung, AKP Edi Sunyata, menuturkan jika pohon jenis saman yang tumbang setelah diterjang angin kencang tersebut, menimpa bangunan portal retribusi yang digunakan untuk pintu masuk menuju Bendungan Lahor.

”Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah,” jelas anggota polisi yang akrab disapa Edi ini saat dikonfirmasi MalangTIMES.com.

Selain menyebabkan bangunan portal retribusi rusak, pohon tumbang juga menimpa beberapa kendaraan. Terparah, sepeda motor Honda Vario milik pegawai retribusi rusak akibat tertimpa pohon dibagian depan kendaraan.

”Sebagian pohon tumbang sudah dievakuasi, untuk sementara arus lalu lintas masih memanfaatkan satu jalur untuk akses masuk dan keluar,” terang Edi.

Sebelum mengamuk di kawasan Bendungan Lahor, lanjut Edi, musibah angin kencang juga terjadi di Jalan Raya Beli, Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung. ”Disana (Jalan Beli) musibah angin kencang menyebabkan satu bedak pedagang es rusak setelah tertimpa pohon,” sambung Edi.

Diperoleh keterangan, sekitar pukul 14.30 hujan deras terjadi di kawasan Kecamatan Sumberpucung. Sekitar satu jam kemudian, pohon saman di Jalan Raya Beli roboh. Akibatnya akses jalan sempat terputus dan satu bedak semi permanen rusak parah.

Tidak ada korban jiwa atas insiden tersebut. Sebab saat musibah terjadi, si pemilik warung sedang tidak ada di lokasi kejadian.

Tidak berselang lama, sekitar 15 menit kemudian. Giliran bangunan portal retribusi Bendungan Lahor yang rusak akibat tertimpa pohon tumbang.

Disisi lain, anggota Polsek dan Koramil Sumberpucung, Perum Jasa Tirta, dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Malang langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

”Musibah yang terjadi di 2 TKP (Tempat Kejadian Perkara) ini sempat membuat petugas kualahan, akhirnya tim kami bagi menjadi dua. Dengan menggunakan gergaji mesin, pohon tumbang yang menimpa bangunan dan menutup akses jalan perlahan mulai bisa dievakuasi,” ujar Edi.

Terpisah, Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang, Mudji Utomo, menaku jika saat ini dirinya masih melakukan asessment di lokasi kejadian.

”Ini masih di lokasi, tim masih mengevakuasi beberapa pohon tumbang akibat diterjang angin kencang. Setelah itu geser lagi, informasinya ada bencana serupa di lokasi lainnya. Kabar selanjutnya menyusul,” kata Tomo singkat.