Pertama di Malang Raya, Penghuni Rusunawa ASN Bisa Ngantor dengan Berjalan Kaki

Dec 12, 2019 17:12
Bupati Malang HM. Sanusi (paling kiri), Direktur Rumah Susun Kementerian PUPR M. Hidayat (tengah), Ketua DPRD Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto (kanan) saat melakukan peninjauan Rusunawa ASN. (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Bupati Malang HM. Sanusi (paling kiri), Direktur Rumah Susun Kementerian PUPR M. Hidayat (tengah), Ketua DPRD Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto (kanan) saat melakukan peninjauan Rusunawa ASN. (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Meski sempat diguyur hujan lebat dan disambut aksi demonstrasi pada Rabu (11/12/2019) malam, Pemerintah Kabupaten Malang tetap melangsungkan peresmian rusunawa (rumah susun sederhana sewa) yang diperuntukkan bagi ASN (aparatur sipil negara) di Kabupaten Malang.

Kepala DPKPCK (Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat mengatakan bahwa Rusunawa ASN itu memiliki kapasitas 58 unit rumah yang tersebar di empat lantai. Satu unit rumah memiliki luas dengan tipe 36 dan dibekali dengan satu tower.

Baca Juga : Hari Ini, Pemkot Malang Luncurkan Bansos Tahap Awal bagi Warga Terdampak Covid-19

”Rusunawa ASN di Kabupaten Malang ini dibangun Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat). Rusunawa ASN ini baru pertama di Malang Raya,” kata Wahyu saat memberikan sambutan dalam peresmian Rusunawa ASN, Rabu (11/12/2019) malam.

Sebagai informasi, Rusunawa ASN ini berlokasi di kawasan block office Pemkab Malang Jalan Trunojoyo, Kepanjen. Bangunan susun yang menelan nilai kontrak mencapai lebih dari Rp 15 miliar ini dibangun di kawasan dengan pemandangan terbuka dan dilengkapi fasilitas yang sangat memadai.

Sepintas, bangunan megah di seberang Stadion Kanjuruhan ini tampak menyerupai apartemen. Selain bangunan yang terlihat begitu rapi dan elegan, pihak pengelola juga menyediakan berbagai fasilitas yang mumpuni.

”Fasilitas yang diperoleh penghuni Rusunawa ASN ini sudah lengkap. Ada ruang tamu, ruang keluarga, dua kamar, kamar mandi, tempat mencuci baju, dan dapur. Dalam satu ruangan rusunawa juga dilengkapi  berbagai furniture (perabot rumah tangga). Mulai dari almari, tempat tidur, meja ruang tamu, meja keluarga, sofa, dan beberapa perabotan pendukung juga sudah tersedia,” jelas Wahyu.

Sedangkan untuk fasilitas umum, lanjut Wahyu, Rusunawa ASN bakal dilengkapi dengan minimarket, kantor RT/RW, musala (tempat ibadah), gedung serba guna, gudang, tempat sampah, hingga toilet umum. Bahkan pihak pengelola juga sudah melengkapi rusunawa dengan peralatan pemadam kebakaran ringan. Semua fasilitas milik bersama tersebut bisa dimanfaatkan untuk semua penghuni rusunawa.

”Rusunawa ASN ini merupakan wujud komitmen kami untuk menyediakan hunian yang layak serta terjangkau bagi ASN, khususnya bagi mereka yang memang belum memiliki rumah,” ungkap Wahyu.

Ditemui di saat bersamaan, Bupati Malang HM. Sanusi mengaku  dalam tempo dekat Pemerintah Kabupaten Malang bakal mendata calon penghuni. Sebab, sampai Rusunawa ASN diresmikan, masih terisi separo.

”Nantinya, ASN yang belum punya rumah maupun tempat tinggal yang jauh dari kantor bisa menempati di sini (rusunawa). Tidak harus lajang. Yang sudah berkeluarga juga boleh tinggal di sini. Rusunawa ini kan dilengkapi  dua kamar, untuk anak dan untuk orang tuanya,” ungkap Sanusi.

Baca Juga : Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Batu Sudah Cair, Berikut Jadwal dan Lokasi Tokonya

Disinggung soal berapa harga sewanya, Sanusi mengaku  hingga saat ini pihaknya belum menentukan  besaran harga sewa yang  dipatok bagi penghuni Rusunawa ASN. ”Harga sewa digunakan untuk pembiayaan dan perawatan rusunawa. Jadi, harganya dipastikan murah (terjangkau),” ucapnya.

Adanya rusunawa, lanjut Sanusi, diharapkan bisa meningkatkan efisiensi kinerja para ASN. Khususnya di bidang akomodasi transportasi. Itu lantaran kebanyakan ASN di Kabupaten Malang saat ini tinggal di wilayah Kota Malang.

”Jarak antara rusunawa dengan tempat kerja kan dekat. Jadi, tidak perlu perjalanan jauh dan sampai terjebak macet untuk datang ke kantor. Dengan jalan kaki, sudah bisa sampai di kantor,” kata Sanusi.

Agenda peresmian Rusunawa ASN ini turut serta dihadiri  Forkopinda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Malang. Selain itu, Direktur Rumah Susun Kementerian PUPR M. Hidayat menghadiri acara peresmian.

Sebelum melakukan peninjauan Rusunawa ASN, para tamu undangan disuguhkan  berbagai terobosan yang sudah dilakukan DPKPCK Kabupaten Malang. Selain itu, OPD (organisasi perangkat daerah) yang dikepalai Wahyu Hidayat itu memberikan beragam penghargaan terhadap masyarakat yang berprestasi.

 

Topik
Malang Berita Malang aksi demonstrasi di malang Bupati Malang HM. Sanusi DPRD Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru