Tim Identifikasi Polres Malang saat melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat yang diduga meninggal karena terpanggang (Foto: Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Tim Identifikasi Polres Malang saat melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat yang diduga meninggal karena terpanggang (Foto: Humas Polres Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kejadian tragis dialami Semin Harianto warga Dusun/Desa Mentaraman, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai seorang petani ini, ditemukan tewas di sebuah ladang dalam kondisi terapanggang.

Dijelaskan Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah, kejadian mengenaskan ini terjadi pada Selasa (10/12/2019) tengah malam. ”Diduga kuat korban meninggal karena terpanggang saat berusaha memadamkan sampah di ladang miliknya yang merembet usai dibakar,” kata Ainun, Rabu (11/12/2019).

Baca Juga : Ditemukan Sepatu, Kaus Kaki, Topi di Dekat Hilangnya Pendaki Gunung di Kota Batu

Dari keterangan beberapa saksi yang dihimpun polisi, pagi sekitar pukul 07.00 WIB korban sempat berpamitan kepada keluarganya jika dirinya hendak pergi ke ladang miliknya yang berlokasi di Dusun/Desa Mentaraman, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. ”Korban sempat berpamitan dengan istrinya jika dia hendak membersihkan sampah di ladang miliknya,” ungkap Ainun.

Berdasarkan keterangan Sumilah, istri korban, sebelum pergi ke ladang yang berjarak sekitar 700 meter dari tempat tinggalnya, Semin Harianto sempat membawa tas ransel yang berisi bekal makanan, sebilah sabit, dan korek api.

Setibanya di ladang miliknya, diduga kuat Semin sempat membersihkan ladang sebelum akhirnya membakar tumpukan sampah berupa rumput, semak-semak, dan ranting pohon yang ada di ladangnya tersebut.

Siapa sangka, api tumpukan sampah itu justru merembet. Lantaran panik, Semin langsung berupaya memadamkan api pembakaran sampah yang merembet ke ladang milik Sulis yang lokasinya berada di samping ladang milik korban.

”Berdasarkan hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), diduga kuat korban terjatuh ke kobaran api saat berupaya memadamkan sampah yang merembet karena dibakar,” terang Ainun yang juga pernah menjabat sebagai Kasat Binmas Polres Malang ini.

Di sisi lain, pihak keluarga yang mengetahui jika Semin tidak kunjung pulang meski sudah larut malam, akhirnya mencari keberadaan korban di ladang. Setelah dilakukan pencarian, tepatnya sekitar pukul 20.00 WIB pihak keluarga menemukan korban sudah meninggal dunia dalam kondisi terpanggang. Jenasah pria 70 tahun itu, ditemukan tepat di perbatasan ladang milik korban dan saksi Sulis.

”Korban meninggal murni karena kecelakaan, petugas medis dan identifikasi Polres Malang tidak menemukan adanya luka bekas penganiayaan di tubuh korban. Selain itu beberapa barang berharga milik korban, juga tidak ada yang hilang,” jelas Ainun.

Baca Juga : Lari seperti Kesurupan, Pendaki Hilang di Gunung Buthak Panderman Batu

Mengetahui kematian korban yang tidak wajar, kasus inipun akhirnya dilaporkan pihak kepolisian. Mendapat laporan, anggota Polsek Donomulyo diterjunkan ke lokasi kejadian. 

”Dari keterangan beberapa saksi, korban memang memiliki kebiasaan membakar sampah usai membersihkan ladang miliknya. Dua hari sebelum meninggal karena terpanggang, korban diketahui juga membakar sampah usai membersihkan ladang,” sambung Ainun.

Dari keterangan pihak keluarga, lanjut Ainun, semasa hidupnya Semin pernah mengalami kecelakaan yang menyebabkan kedua kakinya tidak terlalu normal saat digunakan berjalan. Kondisi inilah yang diduga menyebabkan korban terpeleset saat berupaya memadamkan kobaran api pembakaran sampah yang merembet.

”Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi, mereka menganggap kematian korban murni karena kecelakaan dan bersedia membuat surat pernyataan dihadapan perangkat desa setempat,” tutup perwira polisi dengan pangkat tiga balok di bahu ini.