Pelaku yang kabur, namun kini sudah tertangkap kembali (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Pelaku yang kabur, namun kini sudah tertangkap kembali (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Motif Andria alias Ian tahanan kasus narkoba yang tertangkap kembali oleh petugas Polresta Malang Kota, setelah sebelumnya kabur bersama tiga tahanan lainnya, ternyata karena ingin menghadiri pernikahan anaknya yang akan berlangsung beberapa hari lagi, tepatnya tanggal 13 Desember 2019.

Selain karena anaknya yang akan segera menikah, ia juga sempat terprovokasi oleh tahanan lain yang mengajaknya untuk kabur. Sampai akhirnya iapun ikut kabur dan menuju rumahnya di kawasan Jodipan Wetan, Blimbing, Kota Malang.

Baca Juga : Aktor Senior Tio Pakusadewo Kembali Ditangkap karena Kasus Narkoba

"Cak anak e sampean rabi, gak kepengen mlayu ta (Mas Anak kamu mau menikah, tidak ingin lari ?," ucap Andria alias Ian menirukan temannya yang mengajaknya.

Mengenai otak kaburnya para tahanan, ia menyebut, jika Sokip adalah otaknya. Selain itu, perihal gergaji yang digunakan untuk menggergaji jeruji besi pada atap, dibawa oleh Sokip yang diduga mendapatkan gergaji tersebut dari kiriman seseorang melalui kotak roti.

"Tau saya, dia sudah siap gergaji. Tahanan lain kemungkinan juga tau (waktu kabur). Tapi saya sangat menyesal kabur," jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Malang Kota, AKBP Leonardus Sinarmata, menjelaskan, setelah pelaku keluar dari sel, kemudian pelaku melompat ke pagar yang ada di samping Polresta Malang Kota.

Setelah itu, pelaku kemudian berjalan menyisir depan RSSA dan kemudian menuju sebuah Indomaret. Di sana ia kemudian memanggil ojek online secara offline dan meminta mengantarnya ke kawasan Jodipan.

"Namun setelah sampai, pelaku langsung kabur masuk ke gang tanpa membayar ojeknya. Dia menuju rumah adiknya," bebernya.

Setelah itu, ia kemudian bersembunyi di sebuah musala setempat dan berdiam diri di situ. Kemudian pada siang hari, adik dan orang tuanya menuju musala untuk mengantarkan makanan. Di situ kemudian pelaku sempat dibujuk untuk menyerakan diri, namun pelaku enggan menyerahkan diri.

Baca Juga : Tulis "Bubarkan Negara", 10 Orang Ini Diciduk Polisi

"Setelah itu, pelaku berpindah juga ke kawasan Jodipan, menuju rumah adiknya juga. Di sana ia kemudian berhasil terdeteksi, namun saat akan ditangkap pelaku mencoba melawan dan kabur hingga dilakukan tindakan tegas," bebernya.

Sementara untuk mengejar tiga tahanan yang kabur lainnya, saat ini petugas telah mengerahkan empat tim yang dipimpin langsung oleh satu perwira.

"Saat ini kami masih terus melakukan pendalaman asal gergaji, ini kan keterangan satu pihak saja, jadi masih kami dalami," pungkasnya.