Akhir Tahun Berniat Liburan di Kota Batu? Yuk Gercep Villa dan Homestay Hampir Full Booked

Dec 09, 2019 11:02
Kelurahan Songgokerto yang dikenal dengan banyaknya villa di Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)
Kelurahan Songgokerto yang dikenal dengan banyaknya villa di Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bagi kalian yang akan berlibur di Kota Batu saat perayaan Natal dan Tahun Batu rupanya harus gerak cepat (gercep) untuk melakukam pemesanan. Terlebih bagi yang ingin memesan villa dan homestay di Kota Batu.

Sebab hingga saat ini tingkat okupansi pemesanan villa dan homestay di Kota Batu sudah mencapai kurang lebih 50-70 persen. Seperti halnya di area Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu.

Baca Juga : Curhat Pelaku Pariwisata ke Menteri Pariwisata Wishnutama, Seperti Apa ?

“Sejauh ini yang sudah melakukan reservasi sudah mencapai 50 persen. Tentunya dengan harga yang sudah naik,” ungkap Ketua Paguyuban Villa Songgoriti, Indra Tri Ariyono.

Pemesan yang sudah mencapai 50 persen itu dari total 325 villa di Dusun Songgoriti yang memang sudah dikenal dengan penginapannya. Jumlah pemesan itu akan naik saat akan mendekati hari libur.

“Kalau sudah mendekati hari liburnya banyak yang pesan. Sampai-sampai saat moment liburannya kita terpaksa menolak karena memang penuh,” imbuhnya.

Tentunya harga yang ditawarkan bukan seperti hari-hari biasanya. Yakni mencapai dua kali lipat. Kalau untuk hari biasa dan weekend harga antara Rp 150-200 ribu per kamar dan Rp 400-750 ribu per kamar.

Sedangkan untuk yang harganya Rp 750 ribu - Rp 1,5 juta per per rumah atau villa memiliki jumlah 3-4 kamar dan fasilitas yang berbeda pula.

Hanya saja untuk sewa villa dan kamar di sana pada tahun ini aturan dalam menyewa villa semakin diperketat. Tujuannya agar tak terjadi hal yang tak diinginkan.

Baca Juga : Penutupan Tempat Wisata dan Hiburan di Kota Batu Diperpanjang sampai 21 April

Diantaranya dilarang pesta miras, pesta obat-obatan terlarang, dan tamu harus ber KTP atau di atas 17 tahun keatas.

Bukan hanya di area Kelurahan Songgokerto, di kawasan area yang dipenuhi dengan homestay di Desa oro-Oro Ombo pada tanggal 15 Desember mendatang sudah banyak tamu yang datang.

“Sudah full booked ini untuk Natal dan Tahun Baru. Tamu sudah masuk mulai 15 Desember,” ujar Pengurus Homestay desa Oro-oro Ombo, Maman Adi Saputro.

Padahal harga yang ditawarkan cukup mahal untuk per kamarnya jika hari biasa Rp 150 ribu, kini naik Rp 300 ribu hingga RP 400 ribu. Sedangkan untuk homestay per rumahnya Rp 800 ribu hingga Rp 900 ribu dengan 3 kamar. 

Topik
BatuBerita Batuhomestay di Kota Batuperayaan Natal dan Tahun Baru di batu
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru