Nanas belgian harganya 1.000 pound sterling atau sekitar Rp 18,4juta per buah. (Foto: istimewa)
Nanas belgian harganya 1.000 pound sterling atau sekitar Rp 18,4juta per buah. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Masyarakat di Indonesia sangat beruntung tinggal di negara tropis yang membuat buah-buahan gampang tumbuh, misalnya nanas. Jika di sini nanas dijual dengan harga murah, hal itu berbanding terbalik dengan negara-negara lain. Di Inggris misalnya, harga nanas dibanderol hingga belasan juta rupiah per buahnya.

Harganya mencapai 1.000 poundsterling atau sekitar Rp 18,4 juta per buah. Lalu apa yang membuat harga nanas itu hingga belasan juta?

Yang membuatnya mahal lantaran buah ini harus dibudidayakan secara khusus. Sulitnya pengembangan buah nanas membuat ongkos produksi tinggi, sehingga harganya fantastis. Sebab nanas tumbuh di negara tropis, bukan negara 4 musim seperti Inggris.

Karena itu, tidak mudah membudidayakan nanas di negara 4 musim. Seperti halnya kebun raya di Inggris, menghabiskan waktu dua tahun untuk menemui metode penanaman nanas yang tepat di Inggris.

Hasilnya mereka harus membutuh waktu 2 tahun hingga nanas siap dipanen. Hasil budidaya itu pun membuahkan hasil, rasa nanas sangat enak dan juicy.

Karena masa panen yang lama, setiap nanas heligan berhasil dipanen, hal ini menjadi sesuatu daya tarik luar biasa. Lalu seperti apa metode penanaman nanas?

Caranya nanas ditanam di lubang khusus yang dipanaskan terus-menerus dengan pasokan kompos yang membusuk. Rasa nanas yang manis, asam, dan menyegarkan paling enak dikonsumsi saat musim panas di Inggris.

Bahkan Ratu Elizabeth II pernah dihadiahi nanas heligan kedua yang berhasil tumbuh di sana. Hanya saja sebelumnya pegawai kebun raya mencicip nanas tersebut untuk memastikan rasanya tak seperti pupuk.

Bentuk nanas itu pun cukup lebar. Tak ada banyak mata nanas seperti nanas yang umum ditemui di Indonesia.