Wali Kota Malang Sutiaji (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sempat ramai persoalan imbauan dari salah satu Mal di Kota Malang untuk tidak memakai atribut bernuansa Natal bagi penganut agama Islam lantaran menghindari aksi sweeping dari ormas tertentu, rupanya menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Meski meyakini jika Kota Malang aman dan kondusif terkait toleransi beragamanya, namun kewaspadaan pengamanan dalam perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang bakal terus dilakukan.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan masyarakat Kota Malang tidak perlu mengkhawatirkan terkait aksi-aksi sweeping. Karena, Pemkot Malang bakal memastikan hal itu tidak akan terjadi, terlebih Kota Malang menjunjung tinggi kerukunan antar umat beragama.

"Saya sampaikan tidak usah ada kekhawatiran dari siapapun. Malang nomor satu kerukunan antar umat beragama, tapi kita tetap waspada tidak boleh lengah," ujarnya.

Bahkan untuk meningkatkan kewaspadaan akan adanya oknum-oknum tak bertanggung jawab di perayaan Natal dan Tahu Baru mendatang, pihaknya bakal menjadwalkan untuk melakukan tinjauan ke tempat-tempat ibadah dan mal. 

"Nanti insya Allah sebelum dan pasca Natal kami akan memastikan keliling ke gereja-gereja dan mal," imbuhnya.

Tak hanya itu, pria yang akrab disapa Aji ini menjamin tempat ibadah juga aman dari tindakan teror. Terlebih adanya sinergitas tiga pilar dari TNI, Pemkot Malang, dan Polri yang siap menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kota Malang.

"Jaminannya, tidak akan ada teror di gereja-gereja, kalau di mal-mal sudah saya sampaikan nanti dalam waktu dekat akan kita kumpulkan semua. Untuk memberikan penjelasan tidak usah ada ketakutan. Indonesia adalah rumah kita semua," tandasnya.