Kepala Dishub Kabupaten Malang Hafi Lutfi (kiri) saat menyampaikan rencana kegiatan hadapi Natal dan Tahun Baru 2019 (Nana)
Kepala Dishub Kabupaten Malang Hafi Lutfi (kiri) saat menyampaikan rencana kegiatan hadapi Natal dan Tahun Baru 2019 (Nana)

MALANGTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang jauh hari telah mulai menyusun rencana dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru 2019. Walau pun saat ini baru masuk minggu pertama Desember, persiapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang telah dirancang.

Menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang, Dishub bersiap untuk memfokuskan perhatiannya di beberapa titik langganan kemacetan. Sekaligus yang dianggap memiliki potensi kerawanan penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga : Kabupaten Malang Belum Merasa Perlu Terapkan PSBB

Yakni, di berbagai terminal, tempat wisata dan rest area wisata khususnya di Gubugklakah, Poncokusumo, sebagai transit menuju Bromo Tengger Semeru (BTS).

"Kita rencanakan melakukan pemantauan sekaligus cek berbagai kesiapan dan perlengkapan kendaraan di berbagai lokasi itu. Ini dalam upaya memberikan kenyamanan dan keamanan pada momen Natal dan tahun baru yang biasanya terjadi kepadatan di lokasi-lokasi itu," ucap Hafi Lutfi Kepala Dishub Kabupaten Malang, Rabu (4/12/2019) kepada MalangTimes.

Mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang ini melanjutkan, bahwa rencana itu juga nantinya akan diperkuat dengan kehadiran BNN maupun pihak Polres Malang. Dimana, nantinya akan dilibatkan sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Untuk BNN direncanakan menggelar tes urine bagi para supir kendaraan umum, sedangkan Polres Malang terkait kelengkapan surat berkendaraan.

"Ini rencana kita ke depan. Insyaallah secepatnya kita gelar untuk mempersiapkan dua hari besar di akhir tahun ini," ujar Lutfi.

Pemilihan lokasi yang disebut Lutfi, untuk proses pemantauan sekaligus pengecekan yang akan melibatkan 3 unsur di Pemkab Malang ini, dilandasi dengan titik kumpul masyarakat yang diprediksi meningkat. Misalnya, di terminal wilayah Singosari dan Dampit, yang jadi salah satu fokus utama Dishub untuk menggelar giat tersebut.

Selain itu titik pantau penting lainnya yang jarang atau belum maksimal disentuh adalah tempat wisata di wilayah Malang Selatan. Terutama di rest area Gubugklakah, Poncokusumo, yang jadi salah satu jalur masyarakat nantinya menuju destinasi wisata BTS.

Lutfi menyebut, bahwa rest area Gubugklakah dimungkinkan akan dibanjiri masyarakat yang berlibur di akhir tahun menuju BTS. "Di jalur itu biasanya kalau liburan terbilang padat. Apalagi yang datang bukan hanya dari Malang saja. Sehingga bila giat ini dijalankan di sana akan lebih tepat dan membuat masyarakat lebih nyaman dan aman," ujarnya.

Baca Juga : Kilas Balik Jejak Covid-19 di Kota Malang Hingga Pengajuan Status PSBB

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang, Letkol Laut PM Agus Musrichin, terpisah, juga menyampaikan pihaknya siap bila kegiatan tersebut melibatkannya.

"Tentunya kita akan siap untuk itu. Sehingga dalam satu kegiatan bisa dilaksanakan beberapa agenda yang tujuannya untuk memberikan kenyamanan, keselamatan dan keamanan masyarakat. Kita tentu bergerak di tupoksi BNN yaitu melakukan tes urine, misalnya, kepada para supir," urainya kepada MalangTimes.

Pemilihan lokasi pantai dan rencana giat itu pun, lanjut Agus, memang menjadi lokasi kumpul masyarakat pada nantinya. Sehingga, terminal maupun lokasi wisata dan rest area menjadi lokasi tepat menggelar kegiatan.
"Saatnya secara bersama-sama pihak terkait untuk gelar kegiatan di wilayah Malang Selatan. Sehingga tak hanya di lokasi perkotaan saja nantinya," tandasnya.