Kebersamaan antara Polresta Malang Kota dan Pemkot Malang dalam suasana Apel Tiga Pilar di Balai Kota Malang, Selasa (3/12). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Kebersamaan antara Polresta Malang Kota dan Pemkot Malang dalam suasana Apel Tiga Pilar di Balai Kota Malang, Selasa (3/12). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kenaikan status Polres Malang Kota disambut kemeriahan dengan digelarnya arak-arakan bendera raksasa.

Ya, kirab bendera Merah Putih berukuran 30 x 4 meter yang dimulai dari markas Kodim 0833 Kota Malang hingga Balai Kota Malang mengawali Apel Tiga Pilar siang ini (Selasa, 3/12). Rombongan jajaran pejabat utama (PJU) Polresta Malang Kota juga datang dengan menaiki mobil jip.

Agenda tersebut dilakukan seiring dengan penyambutan Kapolresta Malang Kota yang baru AKBP Leonardus Harapantua Simarmata Permata dan perpisahan Kapolresta lama AKBP Dony Alexander. Dony sekarang menjabat sebagai kapolres Pasuruan Kota.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, kolaborasi dan sinergitas tiga pilar yang meliputi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, TNI, dan Polri sebagai salah satu bentuk dalam menjaga kondusivitas Kota Malang. "Ini menunjukkan bahwa kekuatan yang ada di Kota Malang ini bersatu. Semua jajaran menjadi sebuah kekuatan dalam menjaga kondusivitas Kota Malang. Kekuatan yang utuh ini untuk memakmurkan masyarakat Kota Malang," ujarnya.

Lebih lanjut, Sutiaji menambahkan, dengan menyatunya tiga pilar tersebut, maka ada jaminan bagi masyarakat dalam mendapat kepastian hukum. Sehingga, masyarakat lebih mendapatkan keamanan dan kenyaman di Kota Malang.

"Karena pemilik Malang ini adalah rakyat. Maka bagaimana ada jaminan rakyat di Malang ini jaminan hukum dan lainnya wajib diayomi, diberikan ketenangan. Sehingga menunjukkan tidak ada ruang yang kosong yang akan bisa masuk memecah belah masyarakat Kota Malang," imbuhnya.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Harapantua Simarmata menyatakan, keberadaannya bersama jajaran kepolisian di Malang Kota untuk melayani masyarakat. Tentunya dengan bersatunya tiga pilar tersebut, pihaknya yakin keamanan dan keselamatan bagi masyarakat Kota Malang.

"Kami datang ke sini untuk melayani masyarakat. Jadi, jangan sungkan-sungkan. Apa pun yang menjadi permasalahan ataupun fenomena yang ada di sini, kami akan berupaya bersama dengan tiga pilar. Apa pun itu, masyarakat harus terjamin semua dalam melaksanakan aktivitasnya. Kami menjamin seluruh hak dan kewajiban mereka," ungkap mantan kapolres Kota Batu ini.