Bawang merah di Pasar Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Bawang merah di Pasar Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Umumnya para pencuri mencuri barang-barang seperti uang, perhiasan, atau barang antik, namun berbeda dengan pencuri yang ada di India. Pencuri itu lebih memilih mengambil mencuri bawang di sebuah toko sayuran. 

Ya hal itu disadari oleh Akshay Das yang berasal dari Bengal Barat, terkejut saat membuka toko sayurnya. Setelah dicek ada pencuri bawang merah yang ada di tokonya. Bawang merah yang dicuri itu jika ditotal kerugiannya mencapai mencapai Rs 50,000 atau Rp 9,845,674. 

Di India kini kisaran rata-rata harga bawang mencapai Rp 19 ribu per kilogram. Bukan hanya mengangkut beberapa karung bawang saja, tetapi perampok itu juga mengambil bawang putih hingga jahe yang ada di dalam sana. 

Anehnya, menurut Akshay, perampok itu sama sekali tidak menyentuh uang tunai yang ada di dalam toko. Padahal sang pemilik toko itu juga meninggalkan uang tunai yang cukup banyak, namun tidak sentuh dari laci yang ada di meja kasir.

“Mereka bahkan tidak mengambil sedikit pun uang dari meja kasir,” ungkap Akshay. Hingga saat ini, kasus pencurian bawang, jahe, dan bawang putih yang bernilai jutaan rupiah ini masih dalam tahap penyelidikan.

Tapi motif utama dari aksi pencurian ini, diduga kuat karena melambungnya harga sayuran dan bumbu dapur di pasaran. Ya hingga saat ini harga bahan makanan seperti sayuran dan buah-buahan yang terus melonjak tinggi di India.

Membuat bahan-bahan makanan ini jauh lebih bernilai dari benda berharga lainnya. Sehingga membuat banyak kasus kriminal berkaitan dengan pembobolan toko makanan, hingga toko sayuran.

Karena hal itu, beberapa saat lalu membuat seorang pengantin memutuskan untuk memakai perhiasan dari tomat, sebagai ganti berlian. Lantaran harga tomat dan perhiasan mewah sama-sama memiliki nilai jual yang tinggi.