Ilustrasi
Ilustrasi

MALANGTIMES - Operasi plastik sedot lemak di perut, pengurangan ukuran payudara, dan pengangkatan bokong dilakukan oleh seorang perempuan Lyndsay Colosimo di Kolombia. Sayangnya bukannya semakin sempurna, tapi Colosimo harus kehilangan putingnya usai operasi. 

Bermula pada tahun 2012 silam, ia melakukan sedot lemak, namun dirasa hasilnya tidak bagus. Sehingga ia melakukan revisi atas ketidaksempurnaan sedot lemak tersebut. 

Kemudian ia pun berkunjung ke klinik tempatnya operasi, Colosimo juga disarankan melakukan breast reduction dan bum lift. Meski berlawanan dengan prioritasnya, Colosimo menerima saran tersebut dan percaya kemampuan dokter yang bersangkutan di Kolombia tersebut.

Setelah menjalani serangkaian operasi, efek buruk operasi langsung dirasakan Colosimo saat sadar dari bius operasi. Mulanya yang dirasakan adalah muntah saat dokternya tak ada di tempat.

Kemudian berlanjut beberapa hari dan Colosimo mulai melihat titik hitam di bawah perbannya. Semakin lama bukannya membaik, namun kondisinya makin memburuk.

Tiba-tiba Colosimo melihat 30 persen putingnya berwarna hitam. Tindakan yang dilakukan Colosimo itu yakni mengirim pesan pada dokter yang menanganinya tentang kondisi yang dialami.

Sayangnya dokter tersebut mengatakan kondisinya baik-baik saja. Colosimo sempat dikunjungi seorang suster yang justru membuka luka bekas operasi saat menjalani penyembuhan.

Saat kembali ke Florida, ia segera ke dokter lain bersama sepupunya. Setelah diperiksa Colosimo didiagnosis putingnya mengalami nekrosis atau kematian jaringan. 

Tidak hanya itu saja ia juga didiagnosis terinfeksi E coli dan perlu banyak operasi untuk membenahi luka di perut. Tindakan lain yang perlu dilakukan adalah terapi penyembuhan luka dan ganti perban setiap hari. Saat ini, Colosimo telah berkonsultasi pada dokter yang baru selama satu bulan.

“Saya sangat malu dengan keputusan ini. Sejujurnya saya merasa seperti monster sekarang,” kata Lyndsay Colosimo.