Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Keluarga merupakan pondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Keluarga yang kokoh, tangguh, dan berketahanan akan berdampak terhadap ketahanan nasional.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy berwacana pada tahun 2020, ada pembekalan terhadap pasangan yang akan menikah.

Perlu digarisbawahi, pembekalan tersebut sifatnya sunnah bagi para pengantin. Sementara bagi negara, sifatnya adalah wajib untuk memberi pembekalan. 

Hal ini disampaikan oleh Muhadjir saat ditemui di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (30/11/2019).

"Yang wajib negara. Negara wajib membekali. Kalau pengantinnya sunnah saja," ucapnya.

Pembekalan untuk calon pengantin tersebut merupakan usaha nyata pemerintah untuk mempersiapkan pasangan calon agar siap memasuki mahligai rumah tangga. 

Sehingga nantinya mampu meningkatkan kualitas hidup manusia dimulai dari keluarga.

Jenis pembekalan untuk calon pengantin yang diberikan itu sendiri beragam. Mulai dari pembekalan perencanaan berkeluarga, kesehatan berketurunan atau kesehatan reproduksi, hal-hal yang berkaitan dengan pelanggaran dalam keluarga (misalnya kekerasan dalam keluarga, penelantaran anak, dan seterusnya), konsep keluarga dari kacamata agama, soal pekerjaan atau keuangan, dan lain-lain.

"Kalau sudah dokter mau jadi manten ya nggak perlulah ikut pembekalan tentang kesehatan reproduksi, tentang jenis-jenis penyakit menular dan tidak menular. Malah dia kalau bisa memberi pembekalan kepada calon pengantin yang lain," paparnya.

Contohnya lagi, sambung Muhadjir, seorang ustaz. Ia tidak mungkin disuruh ikut pembekalan keagamaan. Malah, ustaz tersebut yang seharusnya memberi pembekalan atau nasihat soal konsep keluarga dari kacamata agama kepada calon pengantin yang lain.

"Jadi sifatnya sangat luwes nanti. Fleksibel. Karena itu juga nanti modanya 2, bisa moda daring melalui online atau juga tatap muka melalui offline," tandasnya.